Bogor dan Solok Jajaki Kerja Sama Layanan Air
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Air bersih yang mengalir ke rumah warga bukan sekadar urusan jaringan pipa. Ada teknologi, pengendalian kehilangan air, hingga pengujian kualitas yang harus terus dikembangkan agar pelayanan tetap terjaga. Pengalaman itulah yang ingin dipelajari Pemerintah Kota Solok dari Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.
Keinginan tersebut membawa Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, bersama jajaran Pemkot Solok berkunjung ke Balai Kota Bogor, Rabu (21/10) sore. Rombongan diterima Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, di Paseban Suradipati untuk menjajaki kerja sama pengembangan pelayanan air minum antardaerah.
Sebelum bertemu di Balai Kota, rombongan Pemkot Solok lebih dahulu mendatangi kantor Perumda Tirta Pakuan. Mereka mempelajari sejumlah hal, mulai dari upaya menekan kehilangan air, penerapan teknologi Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), hingga pengembangan laboratorium untuk memeriksa kualitas air.
Bagi Dedie, pengalaman Perumda Tirta Pakuan dapat menjadi bekal bagi perusahaan daerah air minum di wilayah lain. Saat ini, layanan air bersih Tirta Pakuan telah menjangkau sekitar 200 ribu kepala keluarga dari total 320 ribu KK di Kota Bogor.
Pengalaman tersebut juga tercermin dari kiprah sejumlah alumni Perumda Tirta Pakuan yang dipercaya bekerja di perusahaan air minum daerah lain, termasuk di Jember dan Sidoarjo.
“Alhamdulillah, banyak alumni PDAM Kota Bogor yang dipercaya dan berkiprah di PDAM daerah lain. Selain itu, Kota Bogor juga memiliki training center berkapasitas empat kelas, dengan masing-masing kelas mampu menampung 30 orang. Jika ingin belajar lebih detail, Kota Solok bisa mengirimkan stafnya untuk mengikuti pelatihan,” tambah Dedie.
(rizki mauludi/gin)
Editor : Inilahkoran
