Bojan Hodak Soroti Kelemahan Persib Usai Ditahan Persija: Masalah Pertahanan Jadi Evaluasi Serius
Persib Bandung harus puas berbagi poin dengan Persija Jakarta setelah laga panas di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu, 16 Februari 2025, berakhir imbang 2-2 dalam lanjutan pekan ke-23 Liga 1 2024/25.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Persib Bandung harus puas berbagi poin dengan Persija Jakarta setelah laga panas di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu, 16 Februari 2025, berakhir imbang 2-2 dalam lanjutan pekan ke-23 Liga 1 2024/25.
Hasil ini membuat pelatih Persib, Bojan Hodak, menyoroti kelemahan timnya, terutama dalam hal pertahanan menghadapi serangan lawan.
Dalam pertandingan ini, Persib sempat unggul lebih dulu, tetapi harus kebobolan dua gol akibat kurang sigapnya lini belakang dalam mengantisipasi serangan lawan.
Gol pertama Persija dicetak oleh Gustavo Almeida dos Santos pada menit ke-33, setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.
Lima menit berselang, giliran Firza Andika yang mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan akurat setelah menerima umpan matang dari Marko Simic.
Hodak mengakui bahwa timnya sebenarnya sudah memahami bagaimana Persija akan bermain. Namun, lemahnya respons terhadap umpan silang membuat mereka kecolongan.
“Di pertandingan sebelumnya kami bisa masuk 5-6 kali ke dalam kotak penalti. Tapi mereka bisa masuk 2-3 kali ke dalam kotak penalti dan membuat 2 gol. Hal seperti ini kadang terjadi,” ujar Hodak, dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Kroasia itu menyoroti bagaimana timnya gagal menghentikan bola-bola udara yang menjadi salah satu kekuatan Persija.
“Kami tidak bisa menghentikan bola-bola dari umpan silang. Jelas, ini adalah salah satu permasalahan. Kami tahu apa yang akan mereka lakukan, tapi sayang, kami tidak bereaksi dengan yang seharusnya,” tambahnya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


