Bola Tangan dan Akuatik Kota Bandung Pede Tampil di Porprov Jabar XV 2026

Cabang olahraga bola tangan dan akuatik Kota Bandung pede alias percaya diri tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Provinsi) Jabar XV 2026.

Bola Tangan dan Akuatik Kota Bandung Pede Tampil di Porprov Jabar XV 2026
Cabang olahraga bola tangan dan akuatik Kota Bandung pede alias percaya diri tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Provinsi) Jabar XV 2026.

INILAHKORAN, Bandung - cabang olahraga bola tangan dan akuatik Kota Bandung pede alias percaya diri tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Provinsi) Jabar XV 2026.

Seperti yang diungkapkan Ketua Pengurus Cabang Asosiasi bola tangan Indonesia (Pengcab ABTI) Kota Bandung, Alen Rismayadi. Ia memastikan kesiapan para atletnya untuk menjadi yang terbaik di Porprov Jabar XV 2026.

“Di awal tahun kemarin kita sudah melaksanakan latihan termasuk menjalani berbagai pertandingan. Terakhir Bandung Open di Progresif dan lawannya juga lumayan, ada DKI dan juga Kaltim yang merupakan salah satu barometer bola tangan,” ujar Alen di Aula KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung.

bola tangan sendiri, lanjutnya, akan mempertandingkan empat nomor di Porprov Jabar XV 2026. Indoor putra putri dan pasir putra putri. 

“Nanti babak kualifikasinya akan dilakukan akhir Oktober sampai awal November 2025 di Subang,” katanya.

Ungkapan yang sama dilontarkan Ketua Pengcab Akuatik Kota Bandung, Aam Nuryaman. Ia menyatakan kesiapannya menghadapi Porprov XV 2026 melalui babak kualifikasi.

“Alhamdulillah belajar dari porprov sebelumnya, Insya Allah target bakal jauh lebih baik. Karena pada pertengahan 2023, kita menginventaris atlet-atlet muda Kota Bandung,” kata Aam.

Aam pun percaya diri cabang olahraga akuatik akan terus berprestasi lantaran memiliki banyak atlet potensial. Ditambah lagi dengan dukungan 52 klub yang ada di Kota Bandung.

“Target 2030 jauh lebih baik. Kita siapkan 5 angkatan. Kita berharap KONI bisa memfasilitasi mereka yang punya potensi. Sementara di Porprov Jabar nanti kita targetkan 10-11 medali di nomor renang, polo air 2 putra putri, ows 2, loncat indah 6-7, renang indah satu medali,” bebernya.

Wakil ketua II akuatik Kota Bandung Idam Dasuki menambahkan persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Bahman mengikuti beberapa kejuaraan. 

“Memang atlet yang sudah di luar Bandung cukup sulit untuk didatangkan lagi, tapi kita berharap ke depan, karena olahraga renang di Kota Bandung didominasi 20 tahun ke bawah, sedangkan daerah lain 25 tahun keatas sehingga ke depan 2030 kita bisa bersaing. Jadi masa depan akuatik Kota Bandung sangat cerah,” kata Idam.

Sementara itu Wakil Ketua II Bidang Prestasi KONI Kota Bandung, Mulyana mengatakan kedua cabang olahraga tersebut merupakan salah satu andalan Kota Bandung untuk mendulang medali emas.

bola tangan merupakan salah satu cabor unggulan kami begitu juga dengan renang, keduanya merupakan cabor meraih emas di Porprov nanti,” kata Mulyana

KONI Kota Bandung sendiri selama ini sudah memberikan support kepada cabor menghadapi babak kualifikasi ini dengan memberikan Dana Operasional (DOP) yang tahun ini dikhususkan untuk pembinaan.

“Kita selalu suport kepada cabor untuk upaya menjadi juara umum Porprov mendatang, salah satunya tadi memberikan bantuan untuk babak kualifikasi dengan memberikan DOP pembinaan,” pungkasnya.***


Editor : JakaPermana