BPBD Kabupaten Bogor Berharap Anggota TRC Jadi PPPK dan Kendaraan Operasional Diremajakan
BPBD Kabupaten Bogor berharap ada peremajaan kendaraan operasional yang sudah usang dan diangkatnya para anggota TRC BPBD menjadi PPPK
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kabupaten Bogor memiliki 40 kecamatan dan terkenal akan keindahan alamnya yang dikelilingi gunung maupun bukit, dan dialiri tiga sungai besar. Namun keindahan itu bersanding dengan resiko bencana alam seperti banjir, longsor, pergerakan tanah dan lainnya.
Untuk menangani bencana-bencana itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi garda terdepan, untuk membantu keluhan atau kebutuhan para korban bencana.
Namun, para petugas BPBD belum ditunjang secara baik karena banyak kendaraan operasionalnya yang sudah berusia belasan tahun, kendaraan tersebut bahkan pernah mogok saat ingin menolong korban bencana alam.
"Kendaraan operasional kami memang banyak yang sudah tua atau sejak BPBD berdiri sekitar 14 tahun lalu dan permah mogok di Kecamatan Leuwisadeng hingga butuh ditolong oleh mobil derek, bahkan dua pejabat Kepala Bidang (Kabid) tidak memiliki kendaraan dinas, karena lebih mementingkan operasional petugas Tim Reaksi Cepat (TRC)," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko kepada wartawan, Selasa 27 September 2022.
Selain kendaraan dinas, kesejahteraan 120 orang anggota TRC BPBD Kabupaten Bogor harus ditingkatkan, ada 60 orang diantaranya diharapkan bisa menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Ada 60 orang TRC yang sudah mengabdi belasan tahun lalu, kami mengharapkan mereka tidak lagi pegawai kontrak dan bisa diangkat menjadi PPPK. Kalau kepastian kerjanya belum bisa dipenuhi, setidaknya ada tambahan penghasilan dan asuransi karena mereka pegawai yang beresiko tinggi," sambungnya.
Menanggapi kebutuhan kendaraan dinas dan kesejahteraan anggota TRC BPBD Kabupaten Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto pun mempersilahkan BPBD mengajukan pengadaan kendaraan operasional maupun dinas.
"Silahkan diajukan, kami bakal menyetujui agar kendaraan operasional atau dinas BPBD bisa segera diremajakan, karena kecamatan yang rawan bencana alam setidaknya ada 22 kecamatan," ucap Rudy Susmanto.
Mengenai usulan TRC BPBD agar bisa diangkat menjadi PPPK, politisi Partai Gerindra ini pun meminta Pemkab Bogor menyediakan slot, selain kebutuhan akan tenaga kesehatan, guru dan lainnya.
"TRC BPBD terutama yang sudah mengabdi belasan tahun, saya harap bisa dipriortitaskan dan harus jadi pertimbangan menjadi PPPK, selama ini kita hanya fokus akan kebutuhan tenaga kesehatan dan guru," tukasnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti
