Bukan Pencitraan! Rudy-Jaro Segera Tuntaskan Progam 100 Hari Sertifikat HGB untuk Korban Bencana

Belum genap 100 hari kerja, pasangan Rudy Susmanto-Jaro Ade bakal menuntaskan program kilatnya. Apa itu? Sertifikat untuk warga korban bencana.

Bukan Pencitraan! Rudy-Jaro Segera Tuntaskan Progam 100 Hari Sertifikat HGB untuk Korban Bencana

INILAHKORAN, Cibinong – Belum genap 100 hari kerja, pasangan Rudy Susmanto-Jaro Ade bakal menuntaskan program kilatnya. Apa itu? Sertifikat untuk warga korban bencana.

Dalam waktu dekat, sekitar 300 orang warga yang menjadi penghuni hunian tetap (huntap) di Desa Sukaraksa dan Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, akan menerima sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dari Pemkab Bogor.

Pembagian sertifikat HGB kepada korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor pada tahun 2020 lalu itu menjadi awal langkah Bupati-Wabup Bogor dalam masa 100 hari kerjanya.

“Dalam waktu dekat, Pemkab Bogor akan membagikan 300 sertifikat HGB kepada 300 warga huntap di Desa Sukaraksa dan Cigudeg, Kecamatan Cigudeg,” kata Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa, 8 April 2025.

Rudy Susmanto menuturkan, pembagian sertifikat HGB tersebut agar para korban bencana alam tersebut lebih nyaman tinggal di huntap yang dibangun sebelumnya oleh pemerintah.

Bencana alam awal tahun 2020 itu terjadi di empat kecamatan Kabupaten Bogor, yakni Sukajaya, Jasinga, Nanggung dan Cigudeg diperkirakan menyebabkan kerugian hingga Rp1,4 triliun.

“Itu bukan hasil perhitungan kami. Tapi, itu hasil perhitungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," ujar Sekda Kabupaten Bogor kala itu, Burhanudin.

Sebagai informasi, cuaca buruk yang terjadi pada Rabu, 1 Januari 2020 mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor terdampak banjir dan longsor. 

Longsor terjadi di Kecamatan Sukajaya, Nanggung, dan Cigudeg, sedangkan banjir terjadi di Kecamatan Gunung Putri dan Jasinga.

Kejadian tersebut menyebabkan korban jiwa sebanyak delapan orang, dan tiga orang hilang yang kini sudah dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, 12 orang mengalami luka berat, dan 517 orang mengalami luka ringan. (*)


Editor : Zulfirman