Cedera, Zalnando Pilih Tetap Berlatih Didampingi Staf Pelatih  Persib

Cedera tak menjadi halangan bagi Zalnando untuk tetap beraktivitas. Bahkan full back kiri Persib Bandung ini memilih untuk tetap berlatih.

Cedera, Zalnando Pilih Tetap Berlatih Didampingi Staf Pelatih  Persib
Zalnando terlihat berlatih dengan didampingi staf pelatih Persib Gilang Fauzi di mes Persib yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis 29 Desember 2022. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Cedera tak menjadi halangan bagi Zalnando untuk tetap beraktivitas. Bahkan full back kiri Persib Bandung ini memilih untuk tetap berlatih.

Zalnando terlihat berlatih dengan didampingi staf pelatih Persib Gilang Fauzi di mes Persib yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis 29 Desember 2022.

Zalnando mengatakan latihan ini perlu dilakukan meski kondisi telapak kaki kirinya yang sempat mengalami fraktur hingga harus operasi, masih dalam pemulihan. 

"Yang kaki kiri memang masih harus istirahat, tapi kaki kanan dan badan atas harus kerja, biar enggak ketinggalan sama yang lain," kata Zalnando usai berlatih.

Pemilik nomor punggung 27 ini berharap ketika kondisi kaki kirinya sudah pulih, maka ia sudah dalam keadaan siap untuk memulai latihan di lapangan bersama tim.

"Ketika kembali ke lapangan itu saya paling nyusul 40 persen lah, karena ototnya ingin di heal dari sekarang, engga kosong," tuturnya. 

Sejauh ini, lanjutnya, kondisi kaki kirinya sudah mulai menunjukan progres. Zalnando mengaku masih harus menunggu pembentukan tulang halusnya.

"Tinggal nunggu tulangnya nyambung. Kemungkinan tiga bulan lagi, tulangnya udah normal. Paling lama empat bulan," katanya.

Diketahui, Zalnando mengalami cedera saat dipercaya membela Persib saat berhadapan dengan Dewa United dalam lanjutan Liga 1 2022/2023 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, 14 Desember 2022 lalu.

Tepat di menit 79, Zalnando mengerang kesakitan setelah melakukan tekel kepada lawan. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, telapak kaki kiri Zalnando mengalami dislokasi. 

Tim dokter Persib lantas merekomendasikan untuk membawa Zalnando ke rumah sakit di Solo untuk memastikan penyebab cederanya. Namun keesokan harinya diboyong ke Bandung untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Dari hasil pemeriksaan melalui x-ray, Zalnando mengalami patah tulang di bagian ujung tulang betisnya (fibula). Dengan kondisi itu maka dilakukan operasi Open Reduction and Internal Fixation (ORIF) yang merupakan metode fiksasi interna untuk stabilisasi tulang patah yang telah direduksi dengan sekrup, plat, paku, dan pin logam.*** (muhammad ginanjar)


Editor : Doni Ramdhani