Como vs Man United:Bahaya Di Sinigaglia

Como vs Man United:Bahaya Di Sinigaglia
Net

COMO masih tetap sama. Tim dari yang bermain tanpa beban, bersenjatai gairah murni. Itulah yang membuat mereka begitu berbahaya. Manchester United korban berikutnya?

Oleh: Bsafaat

Como menjamu Man United di Stadion Giuseppe Sinigaglia dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (22/10) dini hari WIB.  Bagi sang pelatih Cesc Fabregas, laga ini adalah impian para suporter yang begitu mendambakan tim kesayangan mereka meladeni raksasa Eropa.

Maklum, Como masih jadi anak bawang di turnamen paling bergengsi Benua Biru.  Hanya tiga tahun lalu, I Lariani masih merangkak di kasta kedua sepak bola Italia (Serie B)  "Menjamu Manchester United di sini terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan," ujarnya.

Como juga telah membuktikan bahwa ketangguhan mereka musim lalu bukanlah kebetulan semata. Musim ini, Anastasios Douvikas dan kawan-kawan juga masih menjadi tim yang benar-benar sulit ditaklukkan.

"Jika Anda memberi tahu para pendukung kami beberapa tahun lalu bahwa Bruno Fernandes dan Marcus Rashford akan berlari di rumput Giuseppe Sinigaglia, mereka akan mengira Anda gila," lanjut Fabregas.

Mereka sejauh ini menempati posisi lima besar klasemen sementara Serie A dengan koleksi 14 poin dari tujuh laga, hanya tertinggal lima poin dari Inter di puncak.

Sementara di ajang Liga Champions, Como memiliki modal positif setelah mengalahkan RB Leipzig 4-1 pada laga kandang pertama mereka, sebelum takluk 2-3 dalam pertarungan sengit dari Feyenoord di laga berikutnya.

Bagi Fabregas, kekuatan terbesar Como adalah kolektivitas permain. Dia menyebut tak ada satu pun pemain yang dianggap paling menonjol di tim. Kebersamaan seluruh elemen tim ditambah dukungan dari para fans, membuat Como mampu tampil di luar ekspektasi terutama kala melakoni laga-laga sulit.

Hal itu tampak jelas ketika mereka menaklukkan Fiorentina dengan skor meyakinkan 3-1 di pentas Serie A, akhir pekan lalu. "Itulah kami, kekuatan kolektif yang bisa mengimbangi siapapun," tegas Fabregas.

Sementara itu, Man United mendarat di Italia dengan membawa beban berat: tanpa kemenangan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi.

Di kancah domestik, mereka terlempar ke peringkat ke-13 klasemen. Akhir pekan lalu, hasil imbang 1-1 melawan rival abadi Leeds United di Elland Road hanya menyisakan rasa frustrasi yang mendalam di wajah para pemain.

Saat mereka tiba di penginapan wilayah Milan—karena keterbatasan hotel di kota Como—tampak jelas raut kelelahan mental pada wajah-wajah seperti Marcus Rashford dan Bruno Fernandes.

Di bawah arahan tim kepelatihan yang dipimpin Michael Carrick, sesi latihan tertutup menjelang laga bukan lagi sekadar mengasah taktik fisik, melainkan sebuah upaya rekonsiliasi mental.

Carrick harus berperan ganda: sebagai ahli strategi sekaligus seorang konselor yang meyakinkan anak-anak asuhnya bahwa mereka belum habis.

Bagi Carrick, keheningan Stadio Giuseppe Sinigaglia besok malam bisa jadi merupakan ujian paling sunyi sekaligus paling kejam dalam karier manajerialnya. Ancaman pemecatan kian nyata.

Namun, Carrick mencoba tetap tenang. Dia enggan bicara soal masa depan. Baginya, laga melawan Como lebih pantas untuk dipikirkan alih-alih rumor yang selama ini terus menghantuinya.

"Ini pertandingan yang sulit setelah sebelumnya menghadapi Atletico, dan pada Rabu nanti kami kembali menghadapi tantangan berat. Kami akan siap,” kata Carrick. (bsf) 

5 LAGA TERAKHIR COMO 18/10/26 Fiorentina 1-3 Como 14/10/26 Feyenoord 3-2 Como 11/10/26 Como 0-0 AS Roma 20/09/26 Frosinone 2-0 Como 14/09/26 Como 2-1 Parma

5 LAGA TERAKHIR MAN UNITED 18/10/26 Leeds United 1-1 Manchester United 14/10/26 Atletico Madrid 2-0 Manchester United 10/10/26 Manchester United 1-1 Tottenham 20/09/26 Fulham 1-1 Manchester United 17/09/26 Manchester United 2-3 Brighton

PRAKIRAAN PEMAIN Como (4-2-3-1):  Butez; Couto, Chalobah, Ramon, Valle; Milla, Da Cunha; J Rodriguez, Paz, Baturina; Douvikas Pelatih: Cesc Fabregas

Man Utd (4-2-3-1):  Lammens; Mazraoui, Maguire, Martinez, Dalot; Santos, Baleba; Amad, Tielemans, Fernandes; Mbeumo Pelatih: Michael Carrick


Editor : Inilahkoran