Crash di Awal Balapan, Marc Marquez Harus Belajar dari Kesalahan demi Perebutan Gelar Juara Dunia
Marc Marquez harus menelan pil pahit di hadapan publik sendiri setelah gagal mengonversi pole position menjadi kemenangan di GP Spanyol, Minggu (27/4) malam WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Marc Marquez harus menelan pil pahit di hadapan publik sendiri setelah gagal mengonversi pole position menjadi kemenangan di GP Spanyol, Minggu (27/4) malam WIB.
Pembalap Ducati Lenovo itu mengalami kecelakaan saat Balapan baru memasuki lap kedua di Sirkuit Jerez, yang membuatnya hanya mampu finis di posisi ke-12 dan kehilangan puncak klasemen sementara MotoGP 2025.
Balapan sejatinya dibuka dengan harapan besar bagi Marquez. Start dari posisi terdepan, ia tampak percaya diri mengawali perlombaan. Namun, momen krusial terjadi lebih cepat dari dugaan.
Di tikungan tajam, Marquez kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Meski ia berhasil melanjutkan balapan, posisinya melorot jauh dan akhirnya hanya membawa pulang beberapa poin penting.
Dalam keterangannya usai balapan, Marquez mengakui bahwa insiden tersebut murni kesalahannya, dan menjadi pelajaran besar di tengah ambisinya merebut gelar Juara Dunia musim ini.
"Kecelakaan ini adalah kesalahan yang harus kami pelajari jika kami ingin memperjuangkan perebutan gelar juara musim ini," kata Marc Marquez, dikutip dari ANTARA.
Lebih lanjut, Marquez menegaskan bahwa sebenarnya ia tidak sedang memaksakan diri di awal balapan. Justru, strateginya adalah mengandalkan kekuatan di paruh kedua lomba.
"Kami memiliki kecepatan yang besar, tapi kami masih perlu sepenuhnya memahami alasan dibalik kecelakaan, karena saya tidak menyerang - Saya tahu bagian kedua balapan adalah titik kuat saya," imbuh pembalap asal Cervera, Spanyol tersebut.
Akibat kegagalan meraih hasil maksimal di Jerez — setelah sebelumnya juga mengalami nasib serupa di GP Amerika bulan Maret — Marc harus merelakan posisi puncak klasemen jatuh ke tangan adiknya sendiri, Alex Marquez.
Pembalap Gresini Racing itu tampil gemilang dan mengukir kemenangan perdananya di kelas MotoGP sejak debut pada musim 2020.
Momen spesial bagi Alex tersebut sekaligus menciptakan sejarah pribadi, menggeser kakaknya dari singgasana klasemen. Kini, Alex mengoleksi 140 poin, unggul satu angka dari Marc yang bertengger di posisi kedua dengan 139 poin.
Di sisi lain, Marc mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan, terutama dalam memahami karakteristik Desmosedici GP25 yang ia tunggangi musim ini.***
Editor : Zulfirman
