Menang di MotoGP Ceko, Marc Marquez Membenamkan Masa Kelam Lima Tahun Kariernya
Kemenangan di Grand Prix MotoGP Ceko 2025 di Brno akan memutus masa gelap lima tahun Marc Marquez setelah peristiwa horor di Jerez. Akan dia berhasil mewujudkannya?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Brno – Marc Marquez membutuhkan kemenangan di MotoGP Ceko 2025 untuk menandai penutupan masa kelam lima tahun dalam kariernya.
Grand Prix MotoGP Ceko 2025 menandai tepat lima tahun setelah Marc Marquez menjalani berbagai operasi yang membuatnya hancur setelah mengalami kecelakaan serius di MotoGP Spanyol pada 2020 lalu.
“Canal+ memberi tahu saya bahwa lima tahun lalu adalah hari ketika saya mengalami kecelakaan di Jerez,” kata Marc Marquez menjelang tampil di balapan MotoGP Ceko 2025 di Sirkuit Brno, Minggu 20 Juli 2025.
Marc Marquez Dia mengakui cedera itu adalah yang paling lama dia alami sepanjang kariernya. Cedera yang membuatnya tak hanya gagal mempertahankan gelar juara dunia, tapi juga membuatnya seperti pembalap biasa-biasa saja.
“Cara saya kembali terlalu dini. Saya hanya bisa mengatakan saya kehilangan kesempatan untuk memperjuangkan kejuaraan dalam tiga, empat tahun itu,” ujarnya.
Tetapi, di saat yang sama, dia mengaku mendapatkan banyak pengalaman. Atas peristiwa dan penderitaan itu, dia banyak berkembang dalam kehidupan pribadi dan profesionalnya.
“Bahkan karakter saya pun sedikit berubah. Jadi, ambillah hal-hal positifnya,” tambahnya.
Marquez, yang lima tahun lalu itu merupakan pebalap pabrikan Honda, sedang memulihkan diri dari kecelakaan awal saat memimpin balapan untuk kembali bersaing memperebutkan podium ketika ia mengalami kecelakaan hebat di Tikungan 3 Jerez pada lap-lap terakhir.
Humerus kanannya patah. Marc Marquez harus operasi pada hari Senin setelah balapan.
Dia, secara sensasional, sempat mencoba untuk kembali beraksi seminggu kemudian di Grand Prix Andalusia yang juga diadakan di Jerez karena pembatasan Covid-19.
Setelah dinyatakan layak untuk balapan oleh dokter MotoGP, ia tidak mengikuti sesi latihan bebas hari Jumat sebelum mengikuti latihan bebas pada Sabtu pagi.
Ia akhirnya mengundurkan diri dari akhir pekan, meskipun kerusakan pada pelat di lengannya membutuhkan operasi kedua setelah dilaporkan patah saat ia membuka pintu di rumahnya.
Hal ini membuatnya absen selama sisa tahun itu. Dia menjalani operasi ketiga menjelang akhir tahun 2020 karena infeksi yang ditemukan memperlambat proses penyembuhan dari operasi kedua.
Marquez kembali membalap pada tahun 2021 dan berhasil memenangkan tiga grand prix, sebelum cedera penglihatan saat latihan membuatnya absen menjelang akhir tahun.
Ia menjalani operasi besar keempat pada lengan kanannya pada tahun 2022 untuk memperbaiki humerus yang telah berputar lebih dari 30 derajat keluar dari posisinya, memaksanya untuk melewatkan pertengahan musim.
Marquez saat itu berbicara tentang perlunya operasi atau ia harus pensiun dari balapan.
Meskipun kebugarannya membaik, mesin Honda tidak demikian. Menjelang akhir tahun 2023, ia meninggalkan merek yang telah membalap bersamanya sepanjang karier MotoGP untuk bergabung dengan skuad Gresini Ducati, yang akhirnya membawanya ke tim pabrikan untuk tahun 2025.
Menjelang Grand Prix Ceko 2025 pada hari Minggu, Marquez memimpin kejuaraan dengan 95 poin setelah memenangkan 11 dari 12 sprint dan tujuh balapan hari Minggu musim ini. (*)
Editor : Zulfirman


