Endang Setyawati Ajak Masyarakat Kota Bogor Dukung Program Ketahanan Pangan
Anggota MPR RI Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan Jawa Barat III, Hj. Endang Setyawati Thohari menggelar sosialisasi empat pilar di Rumah Aspirasi Kota Bogor, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah pada Minggu 20 Juli 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Anggota MPR RI Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan Jawa Barat III, Hj. Endang Setyawati Thohari menggelar sosialisasi empat pilar di Rumah Aspirasi Kota Bogor, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah pada Minggu 20 Juli 2025.
Kali ini Endang Setyawati Thohari mengingatkan agar masyarakat ikut mendukung ketahanan pangan pemerintah atau program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
"Saya harus menjelaskan tugas saya di Badan pengkajian MPR RI diantaranya menyusun Garis-garis Besar Haluan Negara (GHBN), sekarang disebut Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). jadi dahulu pada masa order baru ada GBHN, setelah reformasi tidak ada lagi, adanya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)," ungkap Endang kepada wartawan usai sosialisasi empat pilar.
Endang memaparkan, jadi semua grand strategi ini tidak kuat, karena setiap berganti presiden dan ganti menteri, ganti prioritas. Dengan adanya PPHN, diharapkan bisa menyusun jangka panjang selama 25 tahun, sehingga ganti presiden tetap akan mengacu kepada Undang-undang (UU) yang sudah ditetapkan diantaranya grand strategi selama 25 tahun.
"Poin nya kalau sudah berhasil kata pak Prabowo, tentunya yang berhasil Asta Cita tentang kedaulatan pangan, air dan energi," paparnya.
Endang menjelaskan, kepada masyarakat harus menyadari bahwa perubahan itu dari dirinya sendiri juga. Karena sebaiknya undang-undang, kalau dari masyarakat tidak menyadari, akan terjadi perubahan yang tidak sesuai dengan yang ada di PPHN.
"Jadi saya ingin masyarakat juga menyadari button up jadinya. Saya lahir tahun 1948, yang menyadari reformasi kita kebablasan, yang baik seharusnya diteruskan, yang jelek diperbaiki. Tapi ternyata kemarin diubah semua, seolah-olah kita perbarui semuanya, ini terutama tentang kedaulatan pangan. Pangan kita import nya luar biasa, potensi lokal tidak dimanfaatkan dengan baik, petani terpuruk karang banyaknya import," jelasnya.
Endang mengapresiasi antusias masyarakat yang hadir, dari undangan 100 orang, ternyata banyak yang berminat.
"Yang hadir 300 orang, antusias ibu-ibu dan bapak-bapak ingin menyumbangkan pikiran kedaulatan pangan, air dan energi," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

