Miliki Kawasan Industri, Citeureup Minta Gubernur Jabar Membangun SMKN di Wilayahnya
Plt Camat Citeureup Aris Nurjatmiko mengusulkan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di wilayahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Plt Camat Citeureup Aris Nurjatmiko mengusulkan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di wilayahnya.
Hal itu karena, banyak siswa - siswi Citeureup yang banyak ditolak masuk SMKN di Kecamatan Cibinong maupun SMKN di Kecamatan Gunung Putri.
Keberadaan SMKN di Citeureup, kata Aris Nutjatmiko bakal mengurangi angka pengangguran dan mengentaskan angka kemiskinan.
"Lulusan SMK itu kan siap kerja, tentunya setelah lulus mereka bisa mengisi lapangan pekerjaan dan mengentaskan angka kemiskinan. Saya berterima kasih atas peran SMK swasta di Citeureup, namun kami tetap membutuhkan keberadaan SMKN, karena bisa mengurangi beban orang tua murid," ucap Aris Nurjatmiko kepada wartawan, Selasa, 7 Oktober 2025.
Aris Nurjatmiko menuturkan, di wilayahnya yang terdiri dari 12 desa ataupun kelurahan ada kawasan industri, hingga layak dibangunkan SMKN.
SMKN tersebut pun disarankan memiliki jurusan, yang disesuaikan denngan kebutuhan industri sekitar.
"Harapan saya ada jurusan industri, bangunan, tata boga, perhotelan, administrasi, akutansi perkantoran dan lainnya. Jurusan - jurusan tersebut, kami harapkan diserap langsung oleh industri - industri yang ada di Kecamatan Citeureup," tuturnya.
Ia menjelaskan, bahwa pembangunan SMKN adalah investasi yang mahal dalam pembangunan Smber Daya Manusia (SDM), tapi itu resiko pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.
"Usulan pembangunan SMKN ini disetujui oleh masyarakat dan DPRD Kabupaten Bogor yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) I, usulan yang tertuang dalam reses hari ini akan diteruskan ke Gubernur Dedi Mulyadi dan DPRD Jawa Barat," jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Bogor tersebut. ***
Editor : JakaPermana

