Cuaca di Kabupaten Cirebon Tiga Hari ke Depan Diprediksi Tanpa Hujan
BPBD Kabupaten Cirebon memprediksi cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon dalam tiga hari ke depan cenderung cerah dan panas tanpa potensi hujan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - BPBD Kabupaten Cirebon memprediksi cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon dalam tiga hari ke depan cenderung cerah dan panas tanpa potensi hujan.
Prakiraan tersebut berlaku mulai Minggu 15 Maret hingga Selasa 17 Maret 2026. Haal itu didasarkan pada data yang dirilis Stasiun Klimatologi Jawa Barat.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cirebon Syamsul Huda mengatakan, pihaknya hanya mengacu pada data resmi dari Stasiun Klimatologi Jawa Barat karena Kabupaten Cirebon belum memiliki alat khusus untuk memprediksi cuaca secara mandiri.
“Kami belum punya alat untuk mempublikasikan prakiraan cuaca khusus di Kabupaten Cirebon. Data dari Stasiun Klimatologi Jawa Barat yang kami gunakan sebagai acuan,” ujar Syamsul Huda, Minggu 15 Maret 2026.
Meski demikian, dia menyebutkan kondisi cuaca tetap bisa berubah sewaktu-waktu sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang tidak terduga.
“Prakiraan itu bersifat prediksi. Kondisi di lapangan bisa saja berubah sewaktu-waktu,” ungkapnya.
Syamsul menerangkan, dalam rilis tersebut potensi hujan sedang hingga lebat justru diperkirakan terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan dan Majalengka. Bahkan Kabupaten Kuningan diprediksi memiliki peluang hujan lebih tinggi pada Minggu ini. Atau dengan istilah, hari Minggu ini Kabupaten Kuningan siaga satu.
"Malah Kabupaten Cirebon yang aman tanpa hujan tiga hari kedepa. Kami belum tahu bagaimana kondisi Kabupaten Kuningan dari hasil update cuaca hari ini," terangnya.
Namun kondisi di lapangan tidak sepenuhnya sesuai dengan prediksi tersebut. Salah seorang warga Kabupaten Kuningan, Yaya, mengaku sejak pagi cuaca di wilayah Kota Kuningan terlihat cerah tanpa tanda-tanda hujan.
“Masih cerah sejak pagi. Biasanya kalau mau hujan, mendungnya sudah terlihat dari pagi,” ujar Yaya saat dihubungi melalui WhatsApp.
Sementara itu, laporan dari Grup WhatsApp Pusdalops BPBD Kabupaten Cirebon menyebutkan sempat terjadi gerimis menjelang sahur di beberapa wilayah.
Hujan ringan dilaporkan turun di Kecamatan Kaliwedi dan Tengah Tani, sedangkan di wilayah Kota Cirebon hujan sempat turun sekitar pukul 01.00 WIB.
Kondisi cuaca yang sulit diprediksi juga dikeluhkan sejumlah pedagang takjil dadakan di sepanjang Jalan Raya Sumber.
Salah seorang pedagang, Gopar mengaku sering dibuat bingung dengan perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.
“Kadang siang hari panas sekali, tapi menjelang ashar tiba-tiba hujan turun. Anehnya hujan juga tidak merata, beberapa kilometer saja bisa beda cuaca,” katanya.
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Yanti. Dia mengaku harus menyiapkan plastik tambahan untuk melindungi dagangannya jika sewaktu-waktu hujan turun.
“Padahal cuaca panas, tapi tiba-tiba hujan turun sebentar lalu berhenti lagi. Kadang hujan turun lagi. Jadi harus siap plastik ekstra,” ujarnya.
Meski demikian, Yanti mengaku hanya bisa pasrah menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu selama Ramadan.
“Pasrah saja. Ini mungkin berkah Ramadan. Mau komplain juga ke siapa kalau sudah begini,” tutupnya.
Editor : Doni Ramdhani
