Harga Cabai Naik, Mendag Sebut Produksi Turun akibat Faktor Cuaca
Harga cabai naik akibat produksi turun karena cuaca dan musim. Mendag Budi Santoso menyebut harga cabai rawit mencapai Rp81.252 per kg.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan kenaikan harga cabai saat ini salah satunya dipengaruhi penurunan produksi akibat faktor cuaca dan musim.
“Cabai ini kan salah satu faktornya adalah faktor produksi, termasuk juga faktor musiman. Pada musim tertentu, apalagi sekarang ini memang produksinya lagi turun,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Kamis (8/10/2026).
Budi menyebut harga rata-rata cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp70.000 per kilogram (kg), lebih tinggi dibandingkan harga acuan penjualan (HAP) sekitar Rp57.000 per kg.
Menurutnya, pemerintah telah berkomunikasi dengan asosiasi petani cabai untuk mendorong peningkatan produksi. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga ketersediaan pasokan di tengah penurunan produksi akibat kondisi cuaca.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga rata-rata nasional cabai merah keriting mencapai Rp69.883 per kg, jauh di atas harga acuan sebesar Rp55.000 per kg.
Sementara itu, harga rata-rata nasional cabai rawit merah mencapai Rp81.252 per kg. Harga tersebut juga melampaui harga acuan yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kg.
Mendag Soroti Harga Telur Ayam
Selain cabai, Budi turut menyoroti perkembangan harga telur ayam. Harga rata-rata nasional telur ayam ras saat ini berada di kisaran Rp26.800 per kg, masih di bawah harga acuan sebesar Rp30.000 per kg.
Menurut Budi, harga telur tidak boleh ditekan terlalu rendah karena dapat merugikan peternak. Harga yang tidak mampu menutup biaya produksi berpotensi membuat peternak menghentikan usahanya.
“Jangan sampai harga terlalu rendah, nanti peternak tutup. Kalau peternak tutup ya telur nggak ada, terus telur langka dan telur menjadi mahal,” katanya.
Budi memastikan pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen. Pemerintah perlu memastikan harga pangan tetap terjangkau masyarakat sekaligus memberikan keuntungan yang wajar bagi petani dan peternak.
Editor : Ahmad Sayuti
