Damac vs Al-Nassr 2-3, Misteri Cristiano Ronaldo dan Penantian 1.474 Hari Damac
Damac gagal mewujudkan impiannya. Mereka menyerah 2-3 dalam duel Damac F.C. vs Al-Nassr tanpa Cristiano Ronaldo.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Damac gagal mewujudkan impiannya. Mereka menyerah 2-3 dalam duel Damac F.C. vs Al-Nassr tanpa Cristiano Ronaldo.
Duel Damac F.C. vs Al Nassr berlangsung di Stadion Pangeran Sultan bin Abdul Aziz, Abha, Arab Saudi, Selasa malam atau selesai Rabu dinihari 23 April 2025.
Hasil imbang Damac F.C. vs Al-Nassr ini membuat Damac gagal mewujudkan impian, menyudahi penantian panjang selama 1.474 hari.
Selama itulah klub tuan rumah gagal memenangkan duel Damac vs Al-Nassr. Kalau bukan kalah, hasil terbaik mereka adalah seri.
Terakhir kali Damac berhasil mengalahkan Al-Nassr terjadi pada laga ke-25 Kompetisi Saudi Pro League tahun 2021. Saat itu mereka menang 3-2. Kala itu, Al-Nassr belum diperkuat Cristiano Ronaldo.
Sejak saat itu, Al-Nassr selalu mendominasi pertemuan Damac vs Al-Nassr. Tak pernah Damac memenangkan lagi laga Damac vs Al-Nassr.
Secara keseluruhan, rekor pertemuan mereka menunjukkan delapan kemenangan untuk Al-Nassr, sekali untuk Damac, dan dua lainnya berakhir imbang dari 11 pertemuan.
Al-Nassr mencetak total 23 gol dalam pertemuan tersebut. Damac? Mereka hanya berhasil mencetak sembilan gol.
Sepanjang babak pertama, Damac sepertinya akan menyudahi penantian panjang itu. Mereka memiliki peluang lebih baik ketimbang tamunya meski Al-Nassr mendominasi penguasaan bola.
Damac bahkan mencetak gol lebih dulu ke gawang Al-Nassr saat pertandingan berjalan 18 menit. Ramzy Solan mencetak gol tersebut setelah menjebol gawang Bento.
Tapi, meski tanpa Cristiano dan Sadio Mane, Al-Nassr bukan berarti tak memberi perlawanan. Wesley, gelandang serang di sektor kiri, tampil cemerlang untuk mendobrak pertahanan lawan.
Al-Nassr berhasil menyamakan kedudukan Aymeric Laporte mencetak gol di menit ke-25. Dia sukses menjebol gawang Nita.
Memasuki babak kedua, Al-Nassr tak hanya mendominasi penguasaan bola. Mereka juga menghadirkan ancaman di depan gawang tuan rumah.
Hasilnya, Ali Al Hassan mencetak gol kedua Al-Nassr pada menit ke-70, menyelesaikan umpan Otavio. Saat itu, Al Hassan baru empat menit memasuki lapangan, setelah dia menggantikan Abdullah Al-Khaibari.
Tapi, keunggulan Al-Nassr hanya bertahan tiga menit. Penyerang Rumania, Nicola Stanciu berhasil menyamakan kedudukan memanfaatkan assist Dhari Sayyar Al Anazi.
Al-Nassr akhirnya menyudahi perlawanan Damac setelah Sultan Al Ghannam mencetak gol penentu kemenangan empat menit memasuki waktu tambahan.
Kemenangan ini mempertahankan Al-Nassr di peringkat ketiga klasemen sementara. Mereka kini mengoleksi 60 poin dari 29 laga, hanya berselisih dua poin dari peringkat kedua Al Hilal. (*)
Editor : Zulfirman
