Dapat Berkah dari Bank Mandiri, Ponpes Al-Inaaroh Al-Hikam Buntet Kini Punya Bangunan Tiga Lantai
Yayasan Al-Inaaroh Al-Hikam mendapat berkah dari Bank Mandiri. Bank pelat merah itu membangunkan fasilitas pondok pesantren untuk mereka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon – Yayasan Al-Inaaroh Al-Hikam mendapat berkah dari Bank Mandiri. Bank pelat merah itu membangunkan fasilitas pondok pesantren untuk mereka.
Bank Mandiri memanfaatkan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) untuk membangun sarana dan prasarana yayasan yang berlokasi di Desa Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat itu.
Proses peresmian pembangunan dari program TJSL Bank Mandiri itu dilakukan di Buntet, Selasa 22 April 2024. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan, Bupati Cirebon Imron, dan Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menghadiri peresmiannya.
Dalam program ini Bank Mandiri memberikan bantuan berupa pembangunan gedung pondok pesantren tiga lantai yang terdiri dari berbagai fasilitas penunjang, termasuk aula serbaguna, ruang kelas, kamar tidur santri, kamar mandi, serta area cuci dan jemur di lantai atap.
Gedung ini dibangun untuk menampung sebanyak 150 santri putra atau putri yang sebelumnya mengalami keterbatasan ruang belajar dan hunian.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata sinergi antara korporasi dan masyarakat dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Bank Mandiri berkomitmen menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan keagamaan. Melalui pembangunan fasilitas ini, kami berupaya untuk mengakselerasi terciptanya lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi para santri,” ujar Darmawan.
Dalam proses pembangunannya, Bank Mandiri dan Yayasan Al-Inaaroh Al-Hikam terus menjalin sinergi yang erat, mulai dari tahap perencanaan, survei lokasi, hingga pelaksanaan teknis di lapangan.
Proyek yang dimulai pada pertengahan 2024 ini telah menunjukkan progres signifikan, dengan struktur bangunan yang telah berdiri kokoh.
Yayasan Al-Inaaroh Al-Hikam sendiri telah berdiri sejak tahun 1984 dan menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan pesantren di wilayah Cirebon. Kapasitas santrinya terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga kebutuhan infrastruktur yang memadai menjadi semakin krusial.
Untuk itu, selain pembangunan fisik, bantuan ini juga mencakup pengadaan sarana pendukung seperti tempat tidur, lemari, meja dan kursi belajar bagi para santri.
Bank berlogo pita emas ini berharap, fasilitas yang dibangun tidak hanya akan memperluas daya tampung pondok, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan proses pembelajaran para santri, guru, hingga pengurus.
“Kami berharap dukungan ini bisa menginspirasi pelaku industri lain untuk ikut berkontribusi membangun bangsa. Melalui program TJSL yang terarah, Bank Mandiri akan terus mengakselerasi pertumbuhan sosial yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Darmawan. (*)
Editor : Zulfirman
