Denny Sumargo Unggah Kronologi Perselisihan Gubernur Bali dan Petugas SPBU
Denny Sumargo bagikan tangkapan layar pengakuan warganet terkait perselisihan Gubernur Bali dan petugas SPBU akibat antrean BBM panjang di Bali.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Aktor sekaligus kreator konten Denny Sumargo mengunggah pesan singkat dari seorang warganet yang mengaku berdomisili di Bali terkait kronologi perselisihan antara Gubernur Bali dan petugas SPBU.
Unggahan tersebut membeberkan sudut pandang warga di tengah situasi kelangkaan dan antrean BBM yang terjadi di Bali.
Melalui akun media sosialnya, Denny Sumargo meminta publik untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut terkait kebenaran informasi tersebut. "Kronologi awal perselisihan antara Gubernur dan pekerja SPBU, berdasarkan informasi dari netizen yang mengaku tinggal di Bali. Tolong dikonfirmasi lagi kalau salah ya," tulisnya pada keterangan gambar.
Berdasarkan pesan tersiar yang dibagikan Densu, berikut beberapa poin pengakuan dari warganet tersebut:
Masyarakat Antre Hingga 6 Jam: Warganet menceritakan bahwa warga di Bali harus melakukan war bensin hingga berjam-jam, bahkan ada yang mengantre hingga 6 jam akibat kelangkaan stok BBM di lapangan.
Tanggapan Soal Pernyataan Gubernur: Warganet menyayangkan imbauan agar warga tidak membeli BBM secara bersamaan (panic buying), padahal menurutnya kelangkaan terjadi karena pasokan stok di SPBU memang kosong.
Soroti Kebijakan SPBU Buka 24 Jam: Mengenai permintaan agar SPBU beroperasi 24 jam, warganet menilai kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan kondisi dan kecukupan tenaga kerja SPBU agar tidak membebani para staf secara berlebihan.
Hingga saat ini, unggahan tersebut terus ramai mendapat tanggapan dari netizen yang berharap adanya solusi cepat serta kejelasan penanganan pasokan BBM di kawasan Bali.
Editor : Firda Rachmawati
