Dewan Minta Pengelolaan Info Loker Libatkan Desa
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Karawang- Peluang mendapatkan pekerjaan seharusnya terbuka bagi seluruh warga Karawang, bukan hanya mereka yang tinggal dekat kawasan industri.
Kondisi inilah yang menjadi perhatian Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) X Karawang–Purwakarta, Sabil Akbar.
Ia menilai, penyebaran informasi lowongan kerja di Kabupaten Karawang perlu diperluas dengan melibatkan pemerintahan desa.
Selama ini, penanganan informasi lowongan kerja dilakukan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karawang.
Menurut Sabil, pola tersebut perlu dikembangkan agar informasi peluang kerja bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk warga di pelosok desa.
“Idealnya pemerintahan desa dilibatkan dalam penyampaian informasi rekrutmen dan pendataan warga yang membutuhkan pekerjaan sehingga peluang kerja tidak hanya mudah diakses oleh masyarakat yang tinggal di kawasan industri,” kata Sabil saat kunjungan ke Karawang, Selasa (20/10).
Bagi Sabil, pemerintah desa memiliki peran penting karena lebih mengenal kondisi masyarakat di wilayahnya. Mulai dari warga yang sedang mencari pekerjaan hingga mereka yang membutuhkan akses informasi rekrutmen dari perusahaan.
Dengan keterlibatan desa, informasi lowongan kerja diharapkan tidak sekadar diumumkan, tetapi juga disampaikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Pendataan di tingkat desa pun dapat membantu pemerintah melihat kebutuhan pencari kerja secara lebih merata.
“Kalau informasi loker dikelola oleh desa, pertanggungjawabannya ke desa.
Biar desa yang mengelola informasi lowongan kerja. Pemerintah desa bisa lebih tahu kondisi masyarakat di desanya.
Jadi, ada pemerataan di masing-masing desa untuk mendapatkan kerja,” ujarnya.
Sabil mencontohkan perbedaan akses masyarakat di Cikampek dan Pakis.
Warga Cikampek yang tinggal dekat kawasan industri mungkin memiliki akses lebih mudah untuk mengetahui peluang rekrutmen.
Sebaliknya, masyarakat di wilayah yang lebih jauh berpotensi menghadapi tantangan berbeda dalam memperoleh informasi pekerjaan.
(nila kusuma)
Editor : Inilahkoran
