Diduga Bunuh Diri, Penghuni Kost di Jakbar Ditemukan Tergantung di Teralis Jendela

Penghuni kost yang diduga bunuh diri tersebut diketahui merupakan seorang pria yang bekerja sebagai karyawan swasta berinisial AW (37).

Diduga Bunuh Diri, Penghuni Kost di Jakbar Ditemukan Tergantung di Teralis Jendela

INILAHKORAN, Bandung - Seorang penghuni kost di Jakarta Barat (Jakbar) yang diduga bunuh diri ditemukan tergantung di teralis jendela kamar.

Penghuni kost yang diduga bunuh diri tersebut diketahui merupakan seorang pria yang bekerja sebagai karyawan swasta berinisial AW (37).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan jasad korban ditemukan pada Senin 19 Agustus 2024 lalu yang berawal ketika penghuni kos lain mencium adanya bau busuk.

"Anak kos yang berada di depan kamar korban mencium bau menyengat seperti bangkai tikus atau kotoran kucing. Kemudian memberitahukan kepada penjaga kos," ungkap Ade Ary.

Setelah menerima laporan, penjaga kost mencoba memeriksa kamar korban, namun pintu terkunci dari dalam. Upaya saksi untuk mendobrak pintu membuahkan hasil, dan dia menemukan korban sudah dalam keadaan tewas dan membusuk akibat gantung diri.

"Melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan keadaan gantung diri di terali jendela kamar menggunakan tali yang terbuat dari kain berwarna biru," jelasnya.

"Pada saat meninggal dunia, korban menggunakan baju berwarna merah dan celana pendek berwarna hitam serta badan sudah membengkak dan membusuk," sambungnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Iptu Muhammad Aprino Tamara menambahkan, korban tidak terlihat selama lima hari sebelum akhirnya ditemukan tewas. Dari hasil olah TKP sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Jadi mayat tersebut jenazah itu sudah lima hari nggak ketemu sama penjaga kosan. Dari ciri-ciri jenazah sudah terlihat 4-5 hari (meninggal dunia). Tim iden sudah cek tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik, kita pastikan lagi lewat visum di RSCM," terang Aprino.


Editor : Firda Rachmawati