Dini Hari Membara, Sebagian Rumah Tinggal Bara

TERIAKAN warga memecah kesunyian dini hari di Kelurahan Baros. Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Suprapti.

Dini Hari Membara, Sebagian Rumah Tinggal Bara
LUDES TERBAKAR: Kebakaran melanda rumah tinggal di Jalan Pasir Kumeli Atas Nomor 21, RT 04/22, Kelurahan Baros, Kota Cimahi, Selasa (13/10). Api dilaporkan mulai membesar saat penghuni rumah, Suprapti, beristirahat.(INILAH/AGUS SATIA NEGARA)

Suasana dini hari di Jalan Pasir Kumeli Atas Nomor 21, Kelurahan Baros, Kota Cimahi, mendadak mencekam. Saat Suprapti tengah beristirahat, api mulai membesar di rumahnya.

Dia baru menyadari kebakaran setelah mendengar teriakan warga yang melihat kepulan asap keluar dari bangunan, Selasa (13/10).

Warga sekitar berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran tiba. Namun, kobaran api telanjur membesar dan melalap sebagian bangunan rumah tersebut.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 01.46 WIB. Petugas langsung berangkat dan tiba di lokasi 11 menit kemudian, tepatnya pukul 01.57 WIB.

"Untuk menangani kebakaran ini, Damkar Kota Cimahi mengerahkan dua unit mobil pancar dan satu unit kendaraan penyelamatan dengan didukung tujuh personel," kata Aep, Selasa (13/10).

Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, luas bangunan rumah tersebut mencapai sekitar 112 meter persegi. Dari luas itu, sekitar 80 meter persegi terdampak kebakaran.

Kerusakan bangunan diperkirakan menimbulkan kerugian Rp25 juta. Sementara itu, barang-barang di dalam rumah mengalami kerugian sekitar Rp12 juta. Dengan demikian, total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp37 juta.

Meski sebagian bangunan hangus, petugas berhasil menyelamatkan bagian rumah yang tersisa. Nilai bangunan yang dapat diselamatkan diperkirakan mencapai Rp300 juta.

"Di sisi lain, berkat penanganan cepat, sisa bangunan senilai sekitar Rp300 juta berhasil diselamatkan," ucapnya.

Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 02.28 WIB. Sebanyak 60 jiwa di lingkungan sekitar juga dilaporkan aman dari dampak kejadian tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka.

Aep menyebut, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Petugas juga mendata kerusakan dan memberikan sosialisasi keselamatan kepada warga. Aep mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah serta menghindari penggunaan sambungan kabel yang tidak layak atau berlebihan.

(agus satia negara/gin)


Editor : Inilahkoran