Dinkes Kota Cimahi Minta Warganya Segera Datangi Faskes Jika Merasakan Gejala Cacar Monyet ini

Dinkes Kota Cimahi memastikan hingga saat ini belum menerima adanya laporan masyarakat yang terdeteksi terkena wabah cacar monyet atau Mpox.

Dinkes Kota Cimahi Minta Warganya Segera Datangi Faskes Jika Merasakan Gejala Cacar Monyet ini
Dinkes Kota Cimahi mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Cimahi jika merasakan gejala terkena cacar monyet atau Mpox bisa segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Cimahi - Dinkes Kota Cimahi memastikan hingga saat ini belum menerima adanya laporan masyarakat yang terdeteksi terkena wabah cacar monyet atau Mpox.

Meski begitu, Dinkes Kota Cimahi mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Cimahi jika merasakan gejala terkena cacar monyet atau Mpox bisa segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Kota Cimahi Dwihadi Isnalini mengatakan, gejala yang dirasakan mereka yang terkena wabah cacar monyet atau Mpox yakni sakit kepala, demam akut lebih dari 38 derajat celcius, pembesaran kelenjar getah bening (imfadenopati), nyeri otot (myaliga), sakit punggung, kelemahan tubuh hingga lesi cacar (benjolan berisi air atau nanah pada tubuh).

"Jadi kalau ada yang merasakan gejala langsung bawa ke fasilitas kesehatan. Nanti akan ditangani petugas kesehatan," kata Dwihadi, Jumat 13 September 2024.

Dikatakan Dwihadi, cacar monyet atau Mpox merupakan penyakit yang diakibatkan virus yang ditularkan melalui binatang atau zoonosis. Seperti dari hewan monyet, tikus, gambia dan tupai. 

"Penularannya dilakukan dengan cara kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi," katanya.

Selain itu, lanjut  Dwihadi, bisa terkena juga apabila mengonsumsi daging hewan liar yang terkontaminasi. Kemudian, cacar monyet juga bisa menular dari manusia yang memang sudah terkonfirmasi positif. 

"Seperti penularan plasenta dari ibu hamil ke janin. Paling bahaya itu penularannya dari bekas yang keringnya itu," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati juga menyarankan seluruh masyarakat untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Termasuk, menggunakan masker di tempat umum sebagai langkah efektif dalam pencegahan. 

"Guna mewaspadai wabah ini saya mengimbau kepada warga masyarakat untuk dapat menerapkan  pola hidup bersih dan sehat," katanya.

Kendati sudah dinyatakan darurat oleh WHO, namun Mulyati meminta masyarakat tidak panik. Pasalnya, hingga kini pihaknya belum menerima laporan adanya masyarakat yang terdeteksi terkena wabah Mpox. 

"Akan tetapi kami tetap melakukan antisipasi mengingat penularan wabah tersebut bisa terjadi antarmanusia maupun bersentuhan dengan hewan," ujarnya.

Sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, terang Mulyati, pihaknya sudah menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan terdepan yakni Puskemas. 

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang merasakan gejala terpapar cacar monyet diminta segera mendatangi Puskesmas untuk mendapat pengobatan agar tidak menyebarkan kepada orang lain.

"Meskipun belum ada kasus yang terdeteksi, pihak Dinas Kesehatan Kota Cimahi tetap mengimbau masyarakat untuk waspada," ujarnya.

Namun, ungkap Mulyati, apabila ditemukan menemukan kasus cacar monyet pihaknya bakal berkoordinasi dengan RSHS Kota Bandung.

"Untuk penanganan rujukan kasus cacar monyet ini semua rumah sakit diminta waspada dan berkoordinasi dengan RSHS Bandung jika ditemukan kasus cacar monyet di Cimahi," ungkapnya.


Editor : Doni Ramdhani