DKP3 Kota Cirebon Salurkan Telur dan Ikan untuk Keluarga Rawan Stunting
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon menyalurkan bantuan GPM berupa telur dan ikan kepada sekitar 30 keluarga rawan stunting.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon menyalurkan bantuan telur dan ikan kepada sekitar 30 keluarga rawan stunting.
Bantuan disalurkan bersamaan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kecamatan Kejaksan, Minggu (25/10/2026).
Bantuan tersebut berasal dari program corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan dan pelaku usaha. Penyaluran dilakukan melalui program Pojok Stunting yang menjadi bagian dari pelaksanaan GPM.
Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh mengatakan, GPM tidak hanya ditujukan untuk menyediakan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk membantu pemenuhan gizi keluarga yang masuk kategori rawan stunting di sekitar lokasi kegiatan.
“GPM kali ini ada Posting atau Pojok Stunting. Ada bantuan untuk keluarga rawan stunting yang berada di sekitar lokasi kegiatan,” kata Elmi.
Menurutnya, bantuan berupa telur dan ikan telah disalurkan secara rutin setiap pelaksanaan GPM berskala besar. Penerima bantuan diprioritaskan bagi keluarga rawan stunting yang berdomisili di sekitar lokasi GPM.
Elmi menjelaskan, telur yang dibagikan berasal dari dukungan CSR Java Comfeed, sedangkan bantuan ikan berasal dari para pengusaha kapal di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan.
“Bantuan telur dan ikan itu dari CSR. Telur dari Java Comfeed dan ikan dari para pengusaha kapal di PPN Kejawanan. Alhamdulillah, ini sudah berjalan setiap bulan,” ujarnya.
GPM di Kecamatan Kejaksan kali ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serentak di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia.
Dia menjelaskan, sejumlah kebutuhan pokok dijual dalam kegiatan tersebut, antara lain beras, telur, minyak goreng, cabai, bawang, sayuran, daging ayam hingga daging sapi. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, salah satunya daging ayam yang dijual Rp30 ribu per kilogram.
"DKP3 Kota Cirebon mencatat, sepanjang Januari hingga Oktober 2026, Gerakan Pangan Murah telah dilaksanakan sekitar 37 kali di sejumlah wilayah. Khusus selama Oktober, GPM telah digelar sebanyak empat kali," akunya.
Elmi menambahkan, melalui kegiatan tersebut, DKP3 berupaya menjaga akses masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau sekaligus memperluas dukungan pemenuhan gizi bagi keluarga rawan stunting.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memastikan masyarakat bisa mendapatkan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus membantu pemenuhan gizi bagi keluarga yang rawan stunting,” pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani
