Dongkrak Potensi Suara Prabowo-Gibran, Sarasa KBB Implementasikan Program Makan Siang Gratis di Sejumlah Titik
Jelang perhelatan Pemilu 2024 yang tinggal 17 hari lagi, dukungan terhadap capres-cawapres Prabowo-Gibran di kalangan milenial dan Generasi Z kian gencar dan masif dilakukan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Jelang perhelatan Pemilu 2024 yang tinggal 17 hari lagi, dukungan terhadap capres-cawapres Prabowo-Gibran di kalangan milenial dan Generasi Z kian gencar dan masif dilakukan.
Salah satunya seperti yang dilakukan komunitas Satu Rasa (Sarasa) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang notabene berisikan Gen Z dari berbagai latar belakang profesi, seperti mahasiswa, ojek online (Ojol) dan buruh.
"Kami membagikan 1.500 nasi kotak di beberapa titik di KBB dan Kota Cimahi sebagai bentuk dukungan Milenial dan Gen Z kepada paslon capres-cawapres Prabowo-Gibran," kata Ketua Komunitas Sarasa KBB Tony Sukma Akbar saat ditemui di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Sabtu 27 Januari 2024.
Tony menyebut, nasi kotak ini dibagikan kepada masyarakat, ojol, pengemis, pengamen, kuli bangunan hingga pedagang kecil mulai dari Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Cimareme dan Gadobangkong. Itu untuk lokasi di KBB.
"Kalau untuk di Cimahi kita berikan di kawasan Sangkuriang, Jalan Kolonel Masturi, Jalan Cihanjuang dan Jalan Pesantren, Cibabat," sebutnya.
Menurutnya, pembagian nasi kota ini merupakan implementasi program makan siang gratis yang digaungkan Paslon Capres-cawapres nomor urut dan partai PSI.
"Ini sesuai dengan program Paslon Capres-cawapres nomor urut 2. Selain itu, kita juga kasihan melihat perjuangan para ojol dan banyaknya pengemis yang berada di jalanan," tuturnya.
Tony mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan komunitasnya tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menerima dan berharap program makan siang gratis bisa benar-benar terealisasi secara masif.
"Kami memang mengkampanyekan untuk pemenangan Prabowo-Gibran. Tapi, kalau terkait siapapun yang dipilih itu kembali ke hari nurani masing-masing. Tidak ada memaksa ataupun intervensi," ungkapnya.
Tony menyebut, Sarasa KBB jadi komunitas pertama yang mengimplementasikan program makan siang gratis secara gratis se-Jabar.
"Tidak semua tahu kegiatan yang kami lakukan. Mudah-mudahan Sarasa Jabar pun bisa mengikuti langkah kami," ucapnya.
Tony memastikan, inisiatif program makan siang gratis ini dipastikan tidak ada money politics. Sehingga, diharapkan masyarakat bisa memilih paslon nomor 2 sesuai dengan hati nuraninya masing-masing.
"Selain itu kami berharap mereka bisa mendukung dan mendongkrak suara pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran di KBB dan Cimahi," tegasnya.
"Apalagi, para komunitas ojol, pengamen dan pengemis yang jarang tersentuh kesejahteraan," tambahnya.
Salah seorang pengamen yang kerap mangkal di kawasan Padalarang, Riki Purnama (39) mengapresiasi kegiatan pembagian nasi kotak ini.
Artinya, para paslon capres-cawapres dari nomor urut 2 ini melihat rakyat kecil.
"Kegiatan ini sangat membantu kami rakyat kecil," ucapnya.
Sebab, sambung Riki, penghasilannya yang tidak menentu kerap kali membuatnya harus menahan lapar. Sebelum, istri dan ketiga anaknya dipastikan sudah makan.
"Nasi kotak ini untuk istri dan anak-anak saya di rumah. Kalau saya jarang makan karena fokus untuk mencari uang demi menutupi kebutuhan lainnya," keluhnya.
Paling besar, sebut Riki, penghasilan besar dirinya bisa mendapat Rp 100 ribu. Itu pun harus dilakukan dari pagi hingga malam hari.
"Penghasilan gak tentu karena saya kadang ngamen dan kadang markir. Dari jam 08.00-20.00 WIB paling besar saya dapat Rp 100 ribu," ujar warga Pojok Selatan, Kota Cimahi ini.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana

