Duh..Kabupaten Bandung Kekurangan Guru, Jumlahnya Mencapai 4.900 Orang
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung masih kekurangan guru, penilik maupun pengawas disemua tingkatan kurang lebih sebanyak 4.900 orang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung masih kekurangan guru, penilik maupun pengawas disemua tingkatan kurang lebih sebanyak 4.900 orang.
Kekurangan guru tersebut tentu sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas pendidikan di Kabupaten Bandung.
"Kekurangan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Kabupaten Bandung agar mendorong bagaimana kebutuhan ini benar-benar bisa dilaksanakan dan disampaikan ke MenPAN RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi). Sehingga nanti tidak ada kekurangan pengajar atau guru yang menjadi keharusan yang harus kita perjuangan," kata Bupati Bandung Dadang Supriatna di Soreang, Jumat 9 Januari 2026.
Dikatakan Dadang, berdasarkan eksisting saat ini guru itu ternyata tinggal 3.800 guru PNS-nya. Sementara untuk P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dan P3K paruh waktu sekitar 10.000 orang.
"Jadi sekitar 14.000 orang, yaitu guru PNS, P3K, dan P3K paruh waktu yang saat ini sudah berjalan. Kekurangannya sekitar 4.900 orang," ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan pengajar di Dinas Pendidikan, Dadang menugaskan BKPSDM untuk mengusulkan ke MenPAN RB atau apakah nanti ada migrasi dari dinas lain ke Dinas Pendidikan.
"Atau apakah pengusulan rekrutmen CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) ataupun peningkatan dari P3K menjadi PNS. Atau dari P3K paruh waktu menjadi P3K," katanya.
Salah satu strategi yang harus difokuskan, kata Dadang, kualitas belajar mengajar dan mutu anak didik menerima pendidikan ini bisa dirasakan langsung oleh para siswa dan siswi di sekolah.
Editor : Ahmad Sayuti
