Eliminasi Kasus, Pemkab Bogor Tetapkan 100 Desa dan Kelurahan Siaga TBC
Pemkab Bogor menetapkan 100 desa/kelurahan menjadi Desa dan Kelurahan Siaga TBC (tuberkolosis). Langkah itu diambil Pemkab Bogor demi menggencarkan upaya eliminasi TBC dari Bumi Tegar Beriman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemkab Bogor menetapkan 100 desa/kelurahan menjadi Desa dan Kelurahan Siaga TBC (tuberkolosis). Langkah itu diambil Pemkab Bogor demi menggencarkan upaya eliminasi TBC dari Bumi Tegar Beriman.
Penetapan 100 Desa dan Kelurahan Siaga TBC itu dilakukan di OLE Suite Hotel Dharmawan Park, Kecamatan Babakan Madang sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC.
Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Bogor Zaenal Ashari yang mewakili Sekda Ajat Rochmat Jatnika menuturkan, TBC masih menjadi masalah kesehatan global yang serius.
Menurut Global Tuberculosis Report 2023, Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dalam beban TBC dengan estimasi 1.060.000 kasus.
"Sedangkan di Kabupaten Bogor, jumlah beban TBC tercatat 25.829 kasus, termasuk 3.642 diantaranya kasus TBC anak. Untuk angka kematian ada 849 kasus, atau setiap hari ada 2 orang yang meninggal dinia dikarenakan penyakit TBC," tutur Zaenal Ashari kepada wartawan, Selasa 16 Desember 2025.
Zaenal menerangkan, tantangan utama dalam pengendalian penyebaran penyakit TBC adalah kurangnya pemahaman masyarakat atau informasi yang tidak tepat tentang gejala, stigma, pengobatan.
"Akibatnya, sebagian penderita TBC menolak pengobatan atau tidak menyelesaikannya secara tuntas. Mengatasi TBC tidak cukup hanya dari sektor kesehatan, tetapi memerlukan lintas sektor, seperti pemerintah desa, kelurahan, organisasi masyarakat hingga masyarakat umum," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty mengatakan program Desa dan Kelurahan Siaga TBC merupakan strategi nyata dalam mendorong keterlibatan masyarakat hingga ke tingkat desa dalam upaya penanggulangan TBC.
Program Desa dan Kelurahan Siaga TBC bertujuan tidak hanya menemukan semua pasien TBC di masyarakat, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan pengobatan yang tuntas, di samping itu program ini juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menghapus stigma, meningkatkan pemahaman gejala TBC, dan menciptakan lingkungan sehat bebas TBC.
“Penanggulangan TBC membutuhkan sinergi lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Desa Siaga TB bukan hanya simbol, tetapi wujud komitmen desa untuk mendeteksi, mendampingi, dan memastikan pasien TBC mendapat pengobatan hingga sembuh,” kata Fusia.
Ia menambahkan, penetapan Desa dan Kelurahan Siaga TBC dilakukan berdasarkan Surat Keputusan masing-masing kepala desa/lurah, dan diperkuat dengan Surat Keputusan Bupati Bogor.
"Dengan ditetapkannya 100 Desa dan Kelurahan Siaga TBC, diharapkan terbentuk jejaring kuat di tingkat akar rumput dalam mendukung tercapainya target nasional eliminasi TBC di Tahun 2030," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani
