Enggan Muluk-muluk, Bey Machmudin Harap Investasi di Jabar Merata
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin enggan muluk-muluk dalam mematok target investasi yang terlalu tinggi, dalam realisasi di Jabar pada 2025 ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin enggan muluk-muluk dalam mematok target investasi yang terlalu tinggi, dalam realisasi di Jabar pada 2025 ini.
Meski diharapkannya, secara angka realisasi investasi di Jawa Barat dapat naik signifikan ketimbang capaian pada 2024 lalu.
"Nilai pastinya belum. Tapi harusnya lebih tinggi lagi. Tahun kemarin sekitar 19 persen. Harusnya bisa 25 persen," ujar Bey usai membuka Bewara Jawa Barat (BEJA) Volume 15, bertajuk Realisasi Investasi Jabar 2024 dan Prospek Ekonomi dalam Mendukung Investasi Jabar di Tahun 2025, yang digelar di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 11 Februari 2025.
Terpenting kata dia, adanya pemerataan pembangunan industri di Jawa Barat. Tidak hanya di daerah yang eksisting, tetapi juga berpotensi seperti kawasan Kertajati dan Pelabuhan Patimban.
"Kita juga punya Pantura, jalur tol. Juga ada Patimban, Kertajati. Harusnya bisa mulai untuk kargo," ucapnya.
Terlebih Jabar berada di kawasan satelit, karena berdekatan dengan Jakarta. Sebagai pusat perkantoran mayoritas perusahaan di Indonesia.
"Industri, karena lokasinya Jawa Barat itu kan sudah pasti karena kita dekat dengan Jakarta," tutupnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

