Eti Herawati Cetak Sejarah Baru, Jadi Wali Kota Cirebon Hanya Seminggu

Eti Herawati mencatat sejarah baru. Dialah Wali Kota Cirebon dengan masa jabatan tersingkat, hanya seminggu.

Eti Herawati Cetak Sejarah Baru, Jadi Wali Kota Cirebon Hanya Seminggu
Eti Herawati dilantik menjadi Wali Kota Cirebon sisa masa jabatan 2018-2023.

INILAHKORAN, Bandung – eti herawati mencatat sejarah baru. Dialah Wali Kota cirebon dengan masa jabatan tersingkat, hanya seminggu.

Eti Herawati dilantik Penjabat Gubernur Jawa Barat bey machmudin di Gedung Sate, Rabu 6 Desember 2023. Dia menjadi wali kota cirebon menggantikan Nashrudin Azis.

Eti Herawati mengakui, sejatinya dirinya hanya mengisi kursi Wali Kota Cirebon hanya sekitar satu minggu. Kendati demikian, dia memastikan roda pemerintahan tetap akan berjalan maksimal.

Bahkan pihaknya telah mempunyai catatan untuk segera dieksekusi, khususnya mitigasi terhadap bencana banjir dan penanganan sampah.

“Insya Allah jadi kewajiban kami untuk waspada. Kita akan sosialisasi, meminimalisir sampah plastik juga melanjutkan program KOTAKu,” katanya.

Eti Herawati pun berharap dengan kolaborasi bersama pemerintah pusat dapat mengantisipasi banjir di tengah kota. “Serta penataan Stadion Bima, itu harus segera karena menjadi ikon Kota Cirebon,” tambahnya.

Eti Herawati yang sebelumnya menjadi wakil wali kota, ditetapkan menjadi Wali Kota Cirebon, berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 100.2.1.3-6216 tahun 2023. 

Eti Herawati Menggantikan Nashrudin Azis, yang mengundurkan diri karena mengikuti kontestasi Pileg 2024.

Bey Machmudin berharap, selama masa kerja Eti dapat menjalankan roda pemerintahan dan komunikasi bersama Forkopimda serta tokoh masyarakat, secara baik untuk melanjutkan pembangunan di Kota Cirebon.

"Saya mengingatkan agar tetap memegang teguh integritas, melayani dengan sepenuh hati dan juga profesionalitas," ujar Bey Machmudin dalam sambutannya.

Selain itu, dia juga berpesan agar ASN di Kota Cirebon dapat menjaga netralitas sepanjang proses Pemilu 2024 berlangsung. Sebab menurutnya, netralitas adalah pondasi utama dalam integritas dan profesionalitas ASN. 

Tidak hanya itu, Bey turut meminta Pemerintah Kota Cirebon untuk mewaspadai potensi bencana, selama musim hujan saat ini.

"Agar meningkatkan kewaspadan, kita sudah memasuki musim hujan dan Jabar daerah rentan bencana longsor, banjir dan banjir bandang, gelombang ekstrem dan abrasi," ucapnya. (yuliantono)


Editor : Zulfirman