Farhan: Kota Bandung Tetap Waspada 2 x 24 Jam Pascademonstrasi

Pemkot Bandung menegaskan status siaga selama 2x24 jam pascademo yang berujung kericuhan

Farhan: Kota Bandung Tetap Waspada 2 x 24 Jam Pascademonstrasi
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, kewaspadaan selama 2 x 24 jam pascademonstrasi yang berujung kericuhan dan menyebabkan 11 anggota kepolisian terluka.

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, Kota Bandung tetap dalam kondisi waspada selama 2 x 24 jam pascademonstrasi yang berujung kericuhan dan menyebabkan 11 anggota kepolisian terluka.

Dia mengatakan, aksi demonstrasi pada awalnya berlangsung baik sebagai bentuk penyampaian pendapat mahasiswa. Namun situasi berubah, setelah terjadi penyerangan terhadap truk polisi yang memicu eskalasi di lapangan.

“Demonstrasi kali ini sebetulnya mahasiswa juga menyampaikan pendapat. Aksi unjuk rasa pada awalnya berjalan baik-baik saja, sampai kemudian terjadi penyerangan terhadap truk polisi. Nah itu membuat situasinya menjadi berbeda,” kata Farhan, Rabu (21/10/2026).

Dia menegaskan, upaya menurunkan eskalasi menjadi tanggung jawab bersama. Adapun proses penyidikan atas insiden yang terjadi diserahkan kepada kepolisian, sementara kawasan terdampak dibersihkan agar aktivitas masyarakat kembali normal.

Farhan menyebut, kegiatan ekonomi dan sosial di Kota Bandung masih berjalan dengan baik setelah demonstrasi. Bahkan sejumlah kegiatan berskala internasional, tetap berlangsung di tengah situasi pascakericuhan.

“Kegiatan ekonomi dan sosial tetap berjalan dengan baik. Bahkan ada konferensi internasional, yang juga berlangsung dengan baik. Meski begitu sampai 2 x 24 jam ke depan, kami tetap berada dalam posisi waspada,” ucapnya.

Selain menjaga situasi keamanan, dia menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban dari unsur kepolisian dalam demonstrasi. Berdasarkan data terakhir yang diterimanya, sebanyak 11 anggota kepolisian mengalami luka mulai dari luka ringan hingga luka berat.

“Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas 11 anggota kepolisian yang mengalami luka. Mulai dari luka berat hingga luka ringan, berdasarkan data terakhir yang saya terima,” ujar dia.

Farhan menambahkan, koordinasi bersama kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan terus dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung. Sinergi antarpihak dinilai penting agar situasi tetap kondusif selama masa kewaspadaan berlangsung.

“Kami bersama kepolisian sebagai bagian dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akan bahu-membahu menjaga kondusivitas Kota Bandung. Kami semua berada dalam keadaan waspada sampai 2 x 24 jam ke depan,” pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti