Gas 3 Kilogram Meledak, Hanguskan 3 Kontrakan dan Seorang Balita Meninggal

Gas 3 kilogram meledak di Tegallega Bogor 3 kontrakan terbakar menyebabkan seorang balita meninggal dunia

Gas 3 Kilogram Meledak, Hanguskan 3 Kontrakan dan Seorang Balita Meninggal
Lurah Tegallega Hardi Suhardiman saat menjenguk korban kebakaran di RS PMI Bogor pada Kamis 05 Maret 2026 malam. (Foto dokumen pribadi Lurah Tegallega.

INILAHKORAN.ID - Diduga karena gas 3 kilogram meledak, tiga rumah kontrakan terbakar di Babakan Sirna RT 03/09, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis, 5 Maret 2026 malam. Akibatnya seorang balita 16 bulan meninggal dunia, dan 2 lainnya mengalami luka bakar serius. 

Diketahui, kejadian ini merupakan yang kedua terjadi di Kota Bogor diduga karena gas 3 kilogram bocor. Sebelumnya warung Soto Mie Bogor Jaya di Kampung Situ Asem RT 004/RW014, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal terbakar pada Selasa 03 Maret 2026. Pemilik warung Soto Mie Wawan (58) mengalami luka bakar dibagian tangan.

Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo menuturkan, kronologi kebakaran di wilayah Tegallega bermula saat salah satu korban, bernama Ratna tengah memasak di dapur. Tak lama berselang, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas 3 kilogram. 

"Menurut saksi dilokasi, setelah ledakan tersebut muncul kobaran api dari arah dapur dan kemudian membakar atap rumah, api sempat merambat ke bangunan lain, tapi warga membantu memadamkan dengan peralatan seadanya sambil menunggu damkar datang," ungkap Waluyo pada Jumat 06 Maret 2026 dinihari.

Waluyo menerangkan, korban Ratna bersama anaknya SM berhasil keluar rumah meski dalam kondisi mengalami luka bakar, sedangkan balita Z yang berada di dalam rumah sempat tertinggal dan kemudian dievakuasi petugas.

"Api berhasil dipadamkan setelah enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut," terangnya.

Sementara itu, Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman memaparkan, kebakaran terjadi saat pelaksanaan salat tarawih. Api membesar setelah terdengar suara ledakan dari arah dapur salah satu rumah kontrakan.

"Menurut keterangan warga sekitar kebakaran terjadi karena ada ledakan tabung gas 3 kilogram. Untuk korban ada tiga orang, dua mengalami luka bakar serius dan satu bayi meninggal dunia usia satu tahun an," tutur Hardi.

Hardi menjelaskan, api berhasil dipadamkan dan pendinginan selesesai sekitar pukul 21.30 WIB, rumah yang terbakar merupakan satu unit kontrakan dan kondisinya hangus. 

"Untuk semuan korban langsung dilarikan ke RS PMI Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan medis. Dua orang yang selamat mengalami luka bakar 68 persen," pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti