Gerakan Pangan Murah di Polrestabes Bandung, 17 Komoditas Dijual di Bawah Harga Pasar
Polrestabes Bandung menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Mapolrestabes, Selasa 24 Februari 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polrestabes Bandung menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Mapolrestabes, Selasa 24 Februari 2026.
Plt Kapolrestabes Bandung Adi Wijaya mengatakan, Gerakan Pasar Murah yang digelar di Polrestabes Bandung itu menyediakan 17 jenis bahan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.
Dia menegaskan, kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Hari ini Polrestabes Bandung melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Rurah yang dilaksanakan dari jam 3 sore sampai jam 6 sore. Gerakan ini tujuannya untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan karena ada beberapa item dari jenis produk ini harganya cukup tinggi,” ujar Adi Wijaya di lokasi.
Dia menjelaskan, seluruh komoditas yang dijual dipastikan lebih murah dibanding harga pasar, bahkan di bawah harga eceran tertinggi (HET).
“Kita siapkan 17 item dan harganya lebih murah daripada harga di pasar, termasuk masih rendah daripada harga eceran tertinggi,” katanya.
Adapun komoditas yang dijual di antaranya beras, cabai, minyak goreng, daging serta berbagai kebutuhan sembako lainnya.
“Ada beras, cabai, minyak, kemudian ada daging dan bermacam-macam, totalnya ada 17 item,” jelasnya.
Menurut Adi, warga yang datang merupakan masyarakat sekitar Mapolrestabes Bandung. Antusiasme terlihat dari ramainya pembeli yang datang silih berganti sejak kegiatan dimulai.
“Kalau dari antusias, bisa kita lihat dari tadi silih berganti yang datang dan membawa belanjaan. Artinya antusiasnya sangat baik dan sangat tinggi,” ujarnya.
Gerakan Pangan Murah ini direncanakan berlangsung selama dua hari. Hari pertama digelar di Mapolrestabes Bandung, sementara hari berikutnya akan dilaksanakan di lokasi lain yang lebih dekat dengan permukiman warga.
“Besok kita akan mencari lokasi di luar yang mendekati warga sehingga lebih dekat mereka untuk mendapatkan kebutuhan tersebut,” pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani
