Guard of Honour untuk Emil Audero
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
PENJAGA gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapat penghormatan khusus dari rekan-rekan setimnya di Rayo Vallecano setelah sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Skuad Garuda.
Momen tersebut terjadi menjelang pertandingan pekan ke-8 Liga Spanyol 2026/2027 antara Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao, Sabtu (10/10) malam WIB.
Emil mendapat guard of honour dari rekan setimnya sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya mengangkat trofi bersama Timnas Indonesia.
Momen istimewa itu diunggah melalui akun Instagram resmi Rayo Vallecano, @rayovallecano. Dalam video tersebut, Emil terlihat berjalan melewati dua barisan pemain yang menyambutnya dengan tepuk tangan di area pinggir lapangan.
Tak hanya mendapat tepuk tangan, kiper Timnas Indonesia itu juga menerima jersey kandang Rayo Vallecano dengan tulisan ‘Campeón FIFA ASEAN Cup’ dan nomor 2026 sebagai penanda tahun penyelenggaraan turnamen perdana tersebut.
“Penghormatan kepada Emil Audero, juara Piala ASEAN FIFA dengan Indonesia,” tulis Rayo Vallecano dalam unggahannya.
Emil Audero memang baru saja menyelesaikan perjuangannya bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda besutan John Herdman keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand dalam pertandingan final yang berlangsung dramatis.
Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir. Indonesia kemudian memastikan gelar juara setelah menang 4-2 melalui adu penalti.
Sayangnya, laga pekan ke-8 La Liga Spanyol yang mempertemukan Rayo Vallecano versus Athletic Club terpaksa dihentikan karena gangguan yang dilakukan oleh suporter tuan rumah di Stadion de Vallecas, Madrid, Sabtu waktu setempat.
Dilansir dari akun resmi klub, wasit Jose Maria Sanchez Martinez memutuskan untuk menghentikan pertandingan setelah mendapatkan rekomendasi dari pihak kepolisian.
Jose Maria sebelumnya melakukan dialog dengan polisi, kedua pelatih dan beberapa ofisial dan mengirimkan semua pemain keluar dari lapangan karena situasi yang tidak kondusif.
Suporter Rayo Vallecano sebelumnya melakukan protes dengan menerbangkan pesawat kertas dan berbagai objek ke dalam lapangan sehingga wasit beberapa kali menghentikan pertandingan.
Tindakan yang dilakukan oleh suporter tersebut dilakukan sebagai bentuk protes kepada presiden Rayo Vallecano Raul Martin Presa soal bagaimana ia menjalankan klub. (bsf)
Editor : Inilahkoran
