Hanni dan Member Grup Ungkap NewJeans Sengaja Diabaikan HYBE hingga Kebocoran Dara Pribadi
NewJeans ungkap HYBe sengaja mengabaikan mereka hingga terjadinya kebocoran dara pribadi para member.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, NewJeans menyelenggarakan Live kejutan dengan akun YouTube baru, bukan akun resmi girl grup atau agensi.
Di tengah suasana yang berat, Hyein NewJeans berkata, “alasan kami memutuskan untuk melanjutkan live adalah karena sangat sulit melihat orang-orang yang telah mencapai begitu banyak hal bersama kami menderita karena tuntutan dan tekanan yang tidak adil.”
“Saya ingin menyampaikan ini dengan jelas. Ini adalah live yang kami berlima persiapkan karena kami benar-benar ingin menyampaikan sesuatu," kata Hyein.
"Kami menerima bantuan dari sutradara yang dapat kami percayai untuk bagian-bagian yang tidak dapat kami persiapkan, seperti pengaturan syuting,” tutur member termuda NewJeans tersebut.
“Karena ini adalah sesuatu yang kami berlima alami, kami memiliki keberanian untuk menceritakan kisah kami secara langsung,” jelasnya.
Pertama-tama, para member mengungkapkan kecemasan mereka dengan menyampaikan suasana di dalam HYBE.
Hanni bercerita, “lantai 4 gedung HYBE adalah tempat saya menata rambut dan merias wajah, dan karyawan lain datang dan pergi."
"Suatu hari, saya sedang berada di lorong sendirian, dan tim lain lewat bersama manajer mereka dan saya menyapa."
"Dan ketika mereka kembali, manajer itu berkata 'Abaikan dia' secara langsung sehingga saya bisa mendengarnya. Saya tidak mengerti mengapa saya harus melalui itu,” ungkap Hanni.
Selain itu, NewJeans juga membicarakan tentang video trainee mereka yang dibocorkan oleh Dispatch.
“Data pribadi kami seperti video dan catatan medis saat kami masih trainee bocor. Awalnya saya sangat terkejut melihatnya,” kata Haerin.
“Saya tidak mengerti mengapa perusahaan yang seharusnya melindungi kami malah mengungkap data seperti itu alih-alih melindunginya,” ujar Haerin.
"Tentu saja, kami tidak punya pilihan selain merasa khawatir bahwa data aneh dan fakta palsu dapat menyebar di masa mendatang."
"Kami telah menyampaikan masalah ini kepada orang tua dan CEO Min, tetapi HYBE belum menyelesaikannya dan tidak ada tindakan aktif."
"Sementara itu, CEO telah diberhentikan dan kami bingung harus percaya dan bergantung kepada siapa di masa mendatang," keluh Haerin.
Minji kemudian berkata, “tentu saja, kami khawatir tentang masa depan kami, tetapi juga menakutkan bahwa karya yang telah kami buat dilanggar,” dan membuka diri tentang perselisihan antara sutradara Dolphiners Shin Woo Deok dan ADOR.
“Saya harap Anda tidak menimbulkan masalah yang tidak perlu, dan saya harap Anda menghormati sutradara yang bekerja sama dengan kami,” kata Minji.
“Apa yang Anda lakukan sekarang tidak pernah untuk kami,” Minji menegaskan hal itu oada HYBE.
Terakhir, Haerin berkata, “Cara kerja HYBE tidaklah jujur maupun benar seperti yang kami alami. Tolong jangan ganggu pekerjaan kami. Tolong kembalikan CEO Min Hee Jin.”
“Saya tidak meminta Anda untuk menjadi lebih baik, tetapi meminta Anda untuk dapat melakukan apa yang harus Anda lakukan di tempat Anda sendiri dan kami akan melakukan hal yang sama.”
Danielle juga berkata, “HYBE dianggap sebagai perusahaan yang tidak manusiawi. Apa yang dapat kita pelajari darinya?”
Minji bertanya, “tolong kembalikan ADOR ke keadaan semula paling lambat tanggal 25.”***
Editor : Irma Nurfajri

