Herti Selamat dari Belantara
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Tujuh hari tanpa kabar membuat keluarga Herti Sumiati diliputi kecemasan. Perempuan berusia 29 tahun itu pergi seorang diri untuk memetik kopi di kawasan kaki Gunung Burangrang, Desa Cipada, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Namun, hingga malam tiba, ia tak kunjung kembali ke rumah.
Pencarian pun dimulai. Keluarga berusaha menemukan Herti, tetapi upaya itu belum membuahkan hasil. Laporan kemudian disampaikan kepada pihak berwenang hingga pencarian melibatkan aparat kepolisian, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan warga setempat.
Perkebunan kopi hingga kawasan hutan dengan medan terjal dan semak belukar lebat menjadi wilayah yang disisir. Harapan untuk menemukan Herti tetap menyertai pencarian yang berlangsung selama beberapa hari tersebut.
Harapan itu akhirnya terjawab pada Minggu pagi. Herti ditemukan dalam keadaan hidup di sebuah parit curam yang tertutup semak belukar, sekitar kawasan kaki Gunung Burangrang. Kondisinya lemah dengan sejumlah luka di bagian kepala, tangan, dan kaki.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya menjelaskan, Herti berangkat dari rumah pada Senin sekitar pukul 07.00 WIB. Biasanya, perempuan tersebut pergi berkebun bersama ayahnya. Namun, kali itu ia berangkat seorang diri.
“Korban berangkat sendiri. Biasanya bersama orang tuanya sama bapaknya. Keluarga sudah mencari tetapi tidak ditemukan. Kami menerima laporan pada hari Selasa,” kata Deden, Rabu (21/10).
Setelah menerima laporan, polisi bersama unsur pemerintah desa dan masyarakat melakukan pencarian. Informasi mengenai hilangnya Herti juga disebarkan ke sejumlah desa di Kecamatan Cikalongwetan untuk memperluas jangkauan pencarian.
(agus satia negara/gin)
Editor : Inilahkoran
