Hutan Kota Pakansari Jadi Jalan, Masjid Jadi Hutan Kota, Daen Nuhdiana : Kacau

Kritikan terhadap Iwan Setiawan semakin deras terkait pembangunan di Komplek Pakansari lantaran banyak yang tidak sesuai dengan site plan dan RPJMD Kabupaten Bogor

Hutan Kota Pakansari Jadi Jalan, Masjid Jadi Hutan Kota, Daen Nuhdiana : Kacau
Pengendara sepeda motor tengah meiintas di kawasan akomplek Pakansari yang akan dibangun jalan. Reza Zurifwan/Inilahkoran

INILAHKORAN, Bogor -  Selain Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, koleganya di Komisi III Daen Hn Nuhdiana juga mengkritisi langkah Pemkab Bogor dalam pembangunan di Komplek Stadion Pakansari, Cibinong.

Daen Hn Nuhdiana menuturkan bahwa penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pakansari telah mengorbankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan site plan Komplek Stadion Pakansari, hingga hutan kota jadi jalan dan masjid jadi hutan kota.

"Pembangunan Pemkab Bogor saat ini kacau, asal-asalan dan kumaha aing karena tidak sesuai site plan Komplek Stadion Pakansari maupun RPJMD, lahan yang harusnya menjadi hutan kota menjadi Jalan Lingkar Pakansari Poros Timur, sementara Masjid kini menjadi hutan kota," tutur Daen Hn Nuhdiana kepada wartawan, Kamis, 24 Agustus 2023.

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor ini menuturkan bahwa lahan hutan kota Pakansari yang kini sedang proses cut and fill dan pembangunan jalan posisinya cekung dan berada dibawah Jalan Lingkar Pakansari. 

Hingga, Jalan Poros Timur tersebut berpotensi bakal mengalami banjir, karena ketika terjadi hujan, Jalan Lingkar Pakansari juga mengalami banjir 

"Saya ragu kalau Jalan Poros Timur ada kajian analisa dampak lingkungannya, semoga lahan tersebut tidak jadi disewakan menjadi akses jalan perumahan dan tetap menjadi hutan kota. Saya juga menyarankan, agar di lahan hutan kota tersebut, dibangun embung hingga bisa menjadi tempat cadangan air bersih yang nantinya berguna bagi masyarakat terutama di musim kemarau seperti saat ini," tuturnya.
.
Daen juga mengkritisi penanaman ratusan pohon seharga Rp 500 ribuan perbatang yang sebelumnya dilakukan oleh Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beberapa waktu lalu.

"Kenapa harus beli pohon mahal-mahal, walaupun dari dompet pribadi pejabat. Kan di Kecamatan Rumpin ada persemaian yang dilakukan oleh pemerintah pusat, dan kita tinggal minta secara gratis," tukas Daen. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti