Ini Tanggapan Dedi Kusnandar Soal Kehadiran Mateo Kocijan di Persib Bandung
Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar memberikan tanggapannya soal kehadiran Mateo Kocijan yang baru direkrut timnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar memberikan tanggapannya soal kehadiran Mateo Kocijan yang baru direkrut timnya.
Dedi Kusnandar mengaku senang dengan kehadiran Mateo Kocijan. Ia berharap kehadiran gelandang asal Kroasia itu bisa membantu Persib lebih berprestasi.
“Mateo Kocijan, saya senang melihat dia. Mudah-mudahan bisa membantu tim dan membantu tim berprestasi di Persib,” ungkap Dedi Kusnandar.
Pemilik nomor punggung 11 ini membenarkan memiliki posisi yang sama dengan Mateo Kocijan. Yakni beroperasi sebagai gelandang bertahan.
Namun, Dedi Kusnandar tak ingin menjadikan Mateo Kocijan sebagai saingan. Sebab tidak ada persaingan antar sesama pemain di Persib Bandung.
“Tidak ada persaingan di tim. Ada pemain baru, kita bantu dan pemain lama bisa meningkatkan kemampuan,” tegasnya.
Sebelumnya, pelatih Persib, Bojan Hodak menyatakan akan menjadikan pemain anyarnya Mateo Kocijan saingan Dedi Kusnandar.
Bojan Hodak membeberkan tujuan utama merekrut Mateo Kocijan lantaran Dedi Kusnandar yang beroperasi sebagai gelandang bertahan tidak memiliki pemain pelapis yang bisa menggantikannya.
Selain sebagai saingan Dedi Kusnandar, Bojan Hodak juga bisa menempatkan Mateo Kocijan sebagai stopper yang akan diduetkan dengan Nick Kuipers.
“Dia (Mateo Kocijan) adalah gelandang bertahan, dia juga bisa bermain sebagai stopper. Jadi jika misalnya ada bek yang cedera, dia bisa bermain di posisi tersebut,” ungkap Bojan Hodak beberapa waktu lalu.
Namun, lanjutnya, alasan utamanya kehadiran Mateo Kocijan di Persib Bandung sebagai pesaing Dedi Kusnandar. Sehingga ia memiliki banyak pilihan untuk menurunkan pemain yang beroperasi sebagai gelandang bertahan.
Apalagi di musim 2024/2025 ini, Persib Bandung tidak hanya akan menghadapi Liga 1, namun juga akan menjalani kompetisi Asia bertajuk AFC Champions League (ACL) 2.
“Dedi tidak punya pelapis karena hanya Dedi, gelandang bertahan yang saat ini kami miliki di dalam tim. Jadi kami harus memiliki satu pemain lain di posisi tersebut,” bebernya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

