Istigasah di Cirebon, Ulama Soroti Penuntasan Kasus KM 50 dan Vina

Ratusan jemaah Masjid Al Barkah Surya menggelar istigasah doakan keselematan bangsa dan menyoroti kasus KM 50 dan Vina

Istigasah di Cirebon, Ulama Soroti Penuntasan Kasus KM 50 dan Vina
Pimpinan Majelis Al Barkah Surya Cirebon, KH Muhammad Ilyas Khaelani, mengatakan istigasah digelar pascalebaran, merupakan bentuk ikhtiar batin agar bangsa Indonesia dijauhkan dari ketidakadilan.

INILAHKORAN.ID - Mumpung masih dalam momen Idulfitri, Masjid Al Barkah Surya Cirebon menggelar istigasah kubro dan halalbilahal, Jumat (3/4). Selain ajang refleksi spiritual, juga sekaligus penyampaian aspirasi masyarakat terkait penegakan hukum di Indonesia.

Pimpinan Majelis Al Barkah Surya Cirebon, KH Muhammad Ilyas Khaelani, mengatakan istigasah digelar pascalebaran, merupakan bentuk ikhtiar batin agar bangsa Indonesia dijauhkan dari ketidakadilan.

“Ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga doa bersama agar negeri ini terjaga dari praktik hukum yang tidak adil dan aparat penegak hukum dijauhkan dari godaan yang merusak integritas,” ujar KH Ilyas dalam keterangan tertulisnya.

Dia juga menyoroti sejumlah kasus yang dinilai masih menyisakan persoalan keadilan, di antaranya kasus KM 50 dan kasus Vina.

Menurut dia, penyelesaian kasus-kasus tersebut penting untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Peristiwa kilometer 50 dan kasus lainnya masih menjadi perhatian masyarakat. Harapannya, dapat diungkap secara terang agar memberikan kepastian hukum,” katanya.

KH Ilyas menegaskan, masyarakat berharap seluruh perkara yang belum terselesaikan dapat ditangani secara transparan dan profesional.

“Kalau memang perlu dijelaskan, maka jelaskan. Kalau perlu ditegakan, maka tegakan. Negara ini memiliki hukum yang harus dijalankan secara adil,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dapat mendorong penyelesaian berbagai kasus yang masih tertunda.

“Kami berharap ada upaya yang serius dan terbuka untuk menyelesaikan kasus-kasus yang belum tuntas, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terjaga,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya integritas aparat penegak hukum, khususnya Polri, dalam menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel.

“Penegakan hukum yang jujur dan terbuka sangat penting untuk menjaga marwah hukum dan kepercayaan publik,” kata KH Ilyas.

Kegiatan istigasah berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan jemaah dari berbagai kalangan masyarakat dan tokoh agama. Mereka memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta berharap keadilan dan kebenaran dapat ditegakkan di Indonesia. 


Editor : Ahmad Sayuti