Jakarta Fasilitasi Kuliah Global

Jakarta Fasilitasi Kuliah Global
BERI SAMBUTAN: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan sambutan dalam peresmian gedung Universitas Ciputra di Jakarta Barat.(ANTARA/RISKY SYUKUR.)

INILAH, Jakarta - Peluang menempuh pendidikan di luar negeri tak hanya terbuka bagi mereka yang ingin mendalami sains dan teknologi. Melalui program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) khusus Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga ingin memberi ruang bagi bidang kreatif, mulai dari seni kuliner hingga desain.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sejumlah perguruan tinggi luar negeri berpeluang bekerja sama dengan Pemprov DKI dalam program tersebut. Kampus yang dilirik antara lain New York University dan Columbia University di Amerika Serikat, serta sejumlah perguruan tinggi di Inggris dan Australia.

"Beberapa perguruan tinggi yang akan membuka diri untuk bisa bekerja sama dengan DKI, salah satu contohnya adalah New York University, Columbia University, kemudian juga dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Inggris, di Australia, dan sebagainya," kata Pramono, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (15/10).

Pramono mengatakan, program beasiswa itu tidak hanya diarahkan pada bidang sains dan teknologi. Pemerintah daerah juga mempertimbangkan pendidikan yang berkaitan dengan keterampilan dan industri kreatif, sesuai dengan kebutuhan zaman.

"Memberikan kesempatan untuk mereka belajar tentang menjadi chef, kemudian hal-hal berkaitan dengan kreator desain dan sebagainya," ujarnya.

Menurut Pramono, perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja menuntut pemerintah menyiapkan akses pendidikan yang lebih beragam. Karena itu, pemilihan bidang studi dan negara tujuan perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta peluang yang tersedia.

"Karena memang kehidupan sekarang sudah cukup berbeda, maka saya sudah meminta bahwa harus berimbang, termasuk nanti yang ke China, Jepang, ke Korea Selatan, dan sebagainya," tuturnya.(gin)


Editor : Inilahkoran