Jalan Halimpu-Wangkelang Rusak Disorot, Aspecs Kritisi Kinerja DPRD Desak Perbaikan
Kerusakan parah pada ruas jalan Halimpu-Wangkelang menuai sorotan tajam Aliansi Peduli Cirebon Selatan (Aspecs).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kerusakan parah pada ruas jalan Halimpu-Wangkelang menuai sorotan tajam Aliansi Peduli Cirebon Selatan (Aspecs).
Kondisi jalan Halimpu-Wangkelang di Desa Durajaya, perbatasan Kecamatan Beber dan Greged, Kabupaten Cirebon itu dipenuhi lubang dan bergelombang dinilai membahayakan keselamatan pengguna.
Koordinator lapangan Aspecs Yogi menyebut, kondisi jalan Halimpu-Wangkelang tersebut sebagai cerminan lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar.
Dia menilai, pembiaran yang terjadi bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan bentuk kegagalan dalam menjalankan tanggung jawab kepada masyarakat.
“Ini bukan lagi soal jalan rusak biasa, ini soal keselamatan warga yang dipertaruhkan setiap hari. Negara seolah absen, dan wakil rakyat justru diam tanpa tindakan,” ujar Yogi, Kamis 26 Maret 2026.
Aspecs juga menyoroti kinerja anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari daerah pemilihan (dapil) VII. Sejumlah nama seperti Saduki, Hasan Basori, Cakra Suseno, Aditiar Hafid Anwar, Frisma Elsa Tamara, Ari Bahari, Memet Fathan Surahmat, dan Ade Irawan disebut belum menunjukkan langkah konkret dalam memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.
Menurut Yogi, para wakil rakyat tersebut dinilai belum optimal menjalankan fungsi pengawasan serta penyerapan aspirasi masyarakat di wilayahnya. Dia menyebut, kehadiran mereka lebih terasa saat momentum politik dibanding saat masyarakat membutuhkan solusi.
“Jangan hanya pandai berjanji saat kampanye. Ketika rakyat menghadapi jalan rusak yang membahayakan nyawa, ke mana mereka? Ini bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat,” ungkapnya.
Selain mengkritik legislatif, Aspecs juga mendesak Pemerintahahan Kabupaten Cirebon untuk segera mengambil langkah nyata. Penanganan yang terus tertunda dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua yang melintasi jalur tersebut setiap hari.
Aspecs menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kepastian perbaikan. Mereka bahkan membuka kemungkinan untuk menggelar aksi unjuk rasa dan menempuh jalur pelaporan resmi apabila tidak ada respons dari pihak terkait.
“Jika tidak ada langkah cepat, kami siap turun aksi. Ini bukan kepentingan kelompok, ini menyangkut hak dasar masyarakat,” ancam Yogi.
Editor : Doni Ramdhani
