Jutaan Wisatawan Diprediksi Datang, Kota Bandung Tingkatkan Pengamanan dan Fasilitas Publik
Kota Bandung diprediksi akan dikunjungi ribuan wisatawan saat libur Natal dan tahun baru, Pemkot pun akan meningkatkan pengamanan dan fasilitas publik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Musim liburan Natal dan tahun baru membawa keramaian di Kota Bandung. Menyambut wisatawan yang diperkirakan mencapai jutaan orang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan pengamanan ekstra, penataan jalan dan perbaikan fasilitas publik demi memastikan pengalaman liburan yang nyaman serta aman.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pihaknya fokus pada 17 ruas jalan yang paling padat dan banyak dikunjungi wisatawan. Titik-titik tersebut, menjadi prioritas dalam upaya beautifikasi dan penataan kota.
“Untuk Natal dan tahun baru, kami fokus pada ruas jalan yang paling ramai. Titik-titik ini mendapat perhatian khusus sebagai bagian dari upaya kami membuat Kota Bandung lebih indah dan nyaman,” kata Farhan pada Senin 22 Desember 2025.
Menurutnya, ada empat aspek utama yang menjadi perhatian pemerintah kota. Pertama, kebersihan dan lingkungan hidup. Kedua, infrastruktur jalan. Ketiga, penerangan jalan dan pengendalian lalu lintas. Keempat, keindahan kota termasuk penataan pohon dan taman.
Namun yang paling penting adalah keamanan, dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan.
“Keamanan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama. Semua upaya lain, seperti kebersihan dan penerangan dilakukan untuk mendukung hal ini,” ucapnya.
Tingginya arus wisatawan, lanjutnya, akan membuat pemerintah kota menyiapkan pengamanan tambahan dan petugas kebersihan ekstra. Pihaknya menyebut, sejak Jumat malam dirinya sudah berkeliling beberapa ruas jalan utama.
“Jalan-jalan ramai, tetapi alhamdulillah tetap tertib. Kami menyiapkan pengamanan ekstra, tukang sapu tambahan dan semua fasilitas pendukung ditingkatkan untuk menghadapi keramaian,” ujar dia.
Peningkatan jumlah wisatawan selama musim liburan diperkirakan signifikan. Farhan memperkirakan dalam dua bulan terakhir, jumlah wisatawan bisa mencapai satu juta orang per bulan.
“Sejauh ini dibandingkan tahun lalu, terlihat ada peningkatan. Di akhir Desember nanti, kami bersama BPS akan menghitung ulang dampak ekonomi dari berbagai event di Kota Bandung, dan dari dibukanya kembali Kota Bandung sebagai destinasi wisata utama di Indonesia. Hasil ini diharapkan bisa menjadi pelajaran, karena setiap peningkatan jumlah wisatawan selalu membawa konsekuensi yang berat,” tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

