Kabupaten Bogor jadi Pusat Lomba Seni Ketangkasan Domba Garut Yang Digelar TNI AU
Kabupaten Bogor menjadi pusat lomba seni ketangkasan Domba Garut atau yang dikenal sebagai “Pesta Patok” yang dilaksanakan oleh Komando Operasi Udara (Koopsud) I.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kabupaten Bogor menjadi pusat lomba seni ketangkasan domba garut atau yang dikenal sebagai “Pesta Patok” yang dilaksanakan oleh Komando Operasi Udara (Koopsud) I.
Selain Kabupaten Bogor, ajang Pesra Patok juga dilakukan serentak di 15 daerah atau kota dan kabupaten lainnya, yang terdapat lapangan udara (Lanud).
Lomba seni ketangkasan Domba Garut atau yang dikenal sebagai “Pesta Patok” ini dilakukan dalam rangka HUT TNI Angkatan Udara ke 79.
Panglima Koopsud I Marsda TNI Mohammad Nurdin menuturkan bahwa kegiatan Pesta Patok adalah wujud dukungan TNI AU terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kompetisi ini digelar secara serentak di 16 kota/kabupaten di wilayah barat Indonesia, dari Sabang hingga Tasikmalaya.
“Pesta Patok bukan hanya kontes domba atau kambing biasa. Ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya peternak dlDomba Garut, untuk terus meningkatkan kualitas dan semangat dalam beternak. Apalagi dampak ekonomi dalam ajanf uni sangat signifikan, baik bagi peternak yang ikut bertanding maupun yang terinspirasi untuk memulai usaha ternak,” tutur Marsda TNI Mohammad Nurdin kepada wartawan, Minggu, 20 April 2025.
Kompetisi nasional ini, sambung Marsda TNI Mohammad Nurdin dibagi ke dalam tiga kelas: POEL 0, POEL 1–2, dan Kelas Ekstrim, dengan penilaian khusus pada bobot hewan.
"Juara pertama tingkat nasional khusys ekstrim diraih oleh peternak asal Kabupaten Bogor. Sukses pada hari ini menandai keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah dan para peternak dalam mencetak bibit unggul," sambungnya.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata komitmen Kabupaten Bogor dalam menggali dan memaksimalkan potensi peternakan daerah.
Rudy Susmanto menegaskan sejak tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Bogor terus menggencarkan program-program untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan, salah satunya dengan pembangunan Pasar Hewan Jonggol yang digadang-gadang menjadi pasar hewan terbesar di Jawa Barat.
“Dari tahun ke tahun kita melihat peningkatan kualitas peternak kita. Jika tiga tahun lalu kita belum pernah juara, dua tahun terakhir kita mulai unjuk gigi. Bahkan tahun ini, Kabupaten Bogor berhasil meraih juara pertama dalam kategori lomba ekstrim dengan bobot Domba Garut mencapai 130 kg,” tegas Rudy Susmanto.
Rudy Susmanto menambahkan, kompetisi semacam ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga soal penguatan ekonomi masyarakat dan swa swasembada daging.
“Satu domba juara bisa mengangkat ekonomi satu keluarga karena domva yang juara, nilainya bisa menigkat hingga 10 kali lipat dari sebelumnya. Bisa saja dari satu ekor domba, lahir masa depan anak-anak yang lebih cerah seperti jadi dokter, jenderal, bahkan presiden,” tambahnya.***
Editor : JakaPermana
