Warga Padati Serbuan Teritorial TNI AU di Tasikmalaya, 3 Venue Paralayang Diresmikan
Pusat Teritorial TNI AU meresmikan tiga venue paralayang saat kegiatan serbuan teritorial di Kabupaten Tasikmalaya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sekitar 5.000 warga memadati kegiatan Serbuan Teritorial yang digelar Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Pusterau) di Desa Linggajati, Kabupaten Tasikmalaya, yang digelar Senin hingga Rabu 2026.
Kegiatan terpadu ini tidak hanya menghadirkan berbagai layanan sosial bagi masyarakat, tetapi juga menandai peresmian tiga venue olahraga dirgantara yang diharapkan menjadi motor pengembangan sport tourism di kawasan Galunggung.
Kegiatan dipimpin langsung Kepala Pusterau, Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono. Ia mengatakan, Serbuan Teritorial merupakan wujud nyata pengabdian TNI AU kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis, edukatif, dan produktif.
"Tujuannya untuk memperkuat kemanunggalan TNI AU dengan rakyat. Kami juga ingin memperkenalkan potensi dirgantara kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah," kata Ignatius, Selasa, (30/6/2026).
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut ialah sertifikasi sekaligus peresmian tiga venue olahraga dirgantara, yakni Bukit Paralayang Galunggung, Bukit Paralayang Pasir Gowong, dan Bukit Paralayang Datar Gandul.
Menurut Ignatius, ketiga lokasi tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat olahraga dirgantara sekaligus destinasi wisata berbasis olahraga.
"Lokasi di kawasan Galunggung ini sangat strategis. Selain untuk olahraga dirgantara, juga memiliki potensi besar menjadi destinasi pariwisata yang mampu meningkatkan UMKM dan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Untuk menarik minat masyarakat, TNI AU juga menampilkan demonstrasi paramotor yang diperagakan atlet profesional. Atraksi udara tersebut menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak menyedot perhatian warga.
Selain itu, Serbuan Teritorial mengintegrasikan berbagai program dari enam direktorat di bawah Pusterau, mulai dari bakti kesehatan berupa pengobatan gratis, bazar UMKM dan sembako murah, penyuluhan ketahanan pangan, penyuluhan pertanian, peternakan, dan perikanan, penanaman pohon, jalan sehat, pameran campervan, hingga lomba mewarnai dan lomba fotografi bertema kedirgantaraan.
Ignatius menegaskan, TNI AU tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan udara, tetapi juga memiliki fungsi pembinaan teritorial matra udara yang diwujudkan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.
"Kami berharap masyarakat memperoleh manfaat nyata berupa layanan kesehatan, peningkatan pengetahuan di bidang pertanian dan peternakan, peluang peningkatan ekonomi melalui bazar UMKM, serta tumbuhnya minat generasi muda terhadap dunia kedirgantaraan," katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Salah seorang warga, Eki Rizkia Maulida, mengaku terkesan dengan atraksi paramotor yang baru pertama kali ia saksikan secara langsung.
"Seru ya, tadi ada aksi paramotor meliuk-liuk di udara. Saya abadikan lewat foto dan video karena sebagai warga desa, ini merupakan pemandangan yang jarang saya lihat," ujarnya.
Melalui Serbuan Teritorial ini, Pusterau berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI Angkatan Udara dan masyarakat, sekaligus mendorong berkembangnya potensi olahraga dirgantara, pariwisata, serta perekonomian di Kabupaten Tasikmalaya.
Editor : Ahmad Sayuti
