Kabupaten Cirebon Raih 4 Penghargaan pada FesTIK 2023 di Semarang

Kabupaten Cirebon berhasil memborong empat penghargaan pada gelaran Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (FesTIK) 2023 di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat 27 bulan oktober lalu.

Kabupaten Cirebon Raih 4 Penghargaan pada FesTIK 2023 di Semarang

INILAHKORAN, Cirebon - Kabupaten Cirebon berhasil memborong empat penghargaan pada gelaran Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (FesTIK) 2023 di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat 27 bulan oktober lalu.

Dalam ajang tahunan itu, dua penghargaan diraih oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Cirebonkab Saber Hoaks dalam kategori Kolaborasi Mitra Daerah Terbaik 2023. Hal itu karena, Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Cirebonkab Saber Hoaks dianggap sebagai mitra terbaik Relawan TIK dalam menjalankan sejumlah program.

Sedangkan dua penghargaan lainnya, diraih oleh Relawan TIK Kabupaten Cirebon pada kategori Program Inovatif dan Desa Cerdas, serta Transformasi Digital Pemerintah Desa.

Bupati Cirebon, Imron mengaku bangga dengan penghargaan tersebut. Menurutnya, dua penghargaan yaitu anugrah mitra kolaboratif daerah dan cirebonkab saber hoaks,  merupakan pencapaian yang sangat luar biasa. Sedangkan dua penghargaan lainnya yaitu program inovatif dan desa cerdas serta transformasi digital pemerintah desa,  juga patut dibanggakan.

"Penghargaan ini diterima dalam festipal TIK 2023. Desa munjul juga mendapat penghargaan transformasi digital pemerintah desa. Ini hasil kerja keras semua pihak, " Kata Imron.

Hal senada dikatakan Ketua Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto. Dia menilai, penghargaan Mitra Daerah Terbaik ini, dipilih karena peran daerah yang cukup maksimal bersinergi bersama Relawan TIK dalam melakukan pendampingan terhadap masyarakat.

Dirinya berharap, prestasi yang sudah diraih oleh sejumlah provinsi dan kota/kabupaten di Indonesia ini agar bisa terus dipertahankan dan ditiru oleh wilayah lainnya.

"Selamat dan pertahankan prestasi, agar bisa diikuti oleh daerah lainnya," ucap Fajar.

Menurutnya, Relawan TIK Kabupaten Cirebon terpilih untuk menerima penghargaan tersebut, karena meluncurkan sejumlah program inovatif, seperti TAKWA (Teknik Animasi Konten dan Wawasan Media), GELIAT (Gema Literasi Digital Terpadu) dan Lailatul Qoding.

Sedangkan Desa Munjul Kabupaten Cirebon, mendapatkan penghargaan, karena sudah menerapkan pelayanan administrasi secara online dan digital. Terobosan yang dilakukan oleh desa ini, dianggap bisa memotivasi desa lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto,  yang menerima langsung penghargaan, didampingi perwakilan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP),  bersyukur atas capaian yang sudah didapatkan Diskominfo Kabupaten Cirebon.

"Alhamdulillah, Diskominfo Kabupaten Cirebon bersama dengan Cirebonkab Saber Hoaks meraih penghargaan ini. Hal ini tentunya menjadi bukti, kita Diskominfo Kabupaten Cirebon selalu terbuka untuk berkolaborasi dalam hal-hal yang positif," ungkap Bambang.

Ia juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Relawan TIK Kabupaten Cirebon, yang telah membantu memverifikasi informasi-informasi Hoaks, terutama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman Relawan TIK Kabupaten Cirebon yang telah membantu menangkal informasi-informasi Hoaks melalui Cirebonkab Saber Hoaks," terangnya.

Sedangkan Ketua Relawan TIK Kabupaten Cirebon, Akhmad Rofahan, juga turut bangga dengan raihan penghargaan yang bisa diraih oleh Kabupaten Cirebon dalam ajang tahunan tersebut.

Menurut Rofahan, penghargaan yang bisa diraih oleh Kabupaten Cirebon dalam ajang Festival TIK ini, membuktikan bahwa Kabupaten Cirebon bisa bersaing dengan kabupaten/kota, bahkan provinsi lainnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon kepada Relawan TIK Kabupaten Cirebon

"Berdasarkan dukungan tersebut, RTIK Kabupaten bisa berkolaborasi dan membuat program-program yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. (maman suharman)  


Editor : Ahmad Sayuti