Kapolres Bogor Berganti, Jaro Ade Dorong Peningkatan Tipologi dan Penambahan Personel

Jaro Ade mendorong peningkatan tipologi Polres Bogor dan penambahan personel setelah AKBP Arfan Zulkan Sipayung menggantikan AKBP Wikha Ardilestanto.

Kapolres Bogor Berganti, Jaro Ade Dorong Peningkatan Tipologi dan Penambahan Personel
Sertijab Kapolres Bogor dari AKBP Wikha Ardilestanto kepada AKBP Arfan Zulkan Sipayung

INILAHKORAN.ID – Wakil Bupati Bogor Jaro Ade berharap pergantian Kapolres Bogor dari AKBP Wikha Ardilestanto kepada AKBP Arfan Zulkan Sipayung dapat mendorong peningkatan tipologi Polres Bogor. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan pelayanan keamanan di tengah besarnya jumlah penduduk dan banyaknya objek vital di Kabupaten Bogor.

AKBP Arfan Zulkan Sipayung merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2009. Ia ditunjuk Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk menggantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor.

Jaro Ade mengatakan, peningkatan tipologi Polres Bogor diperlukan karena rasio jumlah personel kepolisian dengan penduduk masih jauh dari ideal. Selain itu, Kabupaten Bogor memiliki sejumlah objek vital nasional yang membutuhkan perhatian dari sisi keamanan.

Objek tersebut di antaranya UPBE Antam Pongkor Tbk, Bendungan Ciawi, Bendungan Sukamahi, Bendungan Cijurey, Bendungan Cibeet, PLTA Karacak, hingga rumah pribadi Presiden Prabowo Subianto.

"Saya yakin dengan Kapolres Bogor dan Kapolri yang baru, apalagi Jenderal Suyudi Ario Seto juga pernah menjabat sebagai Kapolres Bogor, ia sangat memahami kebutuhan peningkatan tipologi Polres Bogor," kata Jaro Ade kepada wartawan seusai acara pisah sambut di Mako Polres Bogor, Kamis malam (22/10/2026).

Ia juga meyakini AKBP Arfan Zulkan Sipayung dapat mengusulkan penambahan personel kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Hengki untuk memperkuat pelayanan kepolisian di wilayah Kabupaten Bogor.

Rasio Personel Polres Bogor Belum Ideal

Sementara itu, AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, rasio ideal pelayanan kepolisian adalah satu polisi untuk melayani 650 masyarakat. Namun, kondisi di Polres Bogor saat ini masih jauh dari angka tersebut.

"Rasio jumlah polisi dengan masyarakat yang dilayani di Polres Bogor jauh dari kata ideal. Oleh karena itu, dengan peningkatan tipologi, maka jumlah personelnya juga akan ditambah," jelas Wikha.

Menurutnya, peningkatan tipologi diharapkan dapat diikuti dengan penambahan personel sehingga kapasitas pelayanan kepolisian dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Wikha juga berharap aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor terkait peningkatan kualitas pelayanan kepolisian dapat segera terwujud melalui penguatan organisasi dan sumber daya manusia di Polres Bogor.


Editor : Ahmad Sayuti