Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok, Jejak Digital AKP Dadang Iskandar Pelaku Penembakan Joget Sadbor Jadi Sorotan

Setelah viral karena pengakuannya soal menembak AKP Ulil Ryanto, jejak digital AKP Dadang Iskandar pun turut jadi sorotan.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok, Jejak Digital AKP Dadang Iskandar Pelaku Penembakan Joget Sadbor Jadi Sorotan
AKP Dadang Iskandar sempat viral dengan joget sadbornya/

INILAHKORAN, Bandung - Kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Mapolres Solok Selatan saat ini tengah menjadi perbincangan publik di media sosial.

Nama AKP Dadang Iskandar yang merupakan pelaku penembak juniornya sendiri, AKP Ulil Ryanto kini menjadi sorotan.

Diketahui, AKP Dadang Iskandar menjabat sebagai Kabag Ops dan AKP Ulil Ryanto adalah Kasat Reskrim, di kepolisian yang sama yakni Solok Selatan, Sumatera Barat.

Setelah viral karena pengakuannya soal menembak AKP Ulil Ryanto, jejak digital AKP Dadang Iskandar pun turut jadi sorotan.

Salah satu jejak digital AKP Dadang yang terlihat bersenang-senang joget sadbor di dalam sebuah video viral di media sosial.

Dalam video tersebut, AKP Dadang terlihat menggunakan seragam di tengah anggota polisi lainnya yang juga tengah berjoget sadbor.

Diiringi alunan musik dangdut, AKP Dadang Iskandar, pelaku kasus polisi tembak polisi, terlihat asyik berjoget dengan gaya khas sadbor. 

Video berdurasi 25 detik itu tidak memberikan banyak informasi tentang waktu dan lokasi perekaman. Namun, diketahui bahwa video tersebut diambil dalam acara serah terima jabatan di Polres Solok Selatan. 

Video itu sudah direkam jauh sebelum peristiwa tragis yang menimpa AKP Ulil Ryanto terjadi. 

Berbeda dengan penampilannya saat ini, AKP Dadang terlihat ceria, menikmati momen berjoget bersama rekan-rekannya. Di antara para polisi lainnya yang ikut berjoget, pria paruh baya itu tampak paling ekspresif, menari heboh sambil mengangkat satu kakinya. 

Tingkahnya yang mencolok ini memicu kecurigaan publik akan kemungkinan gangguan jiwa, terutama setelah aksinya membunuh AKP Ulil Ryanto dinilai di luar batas kewajaran. 

Meski begitu, Polda Sumatera Barat menegaskan bahwa AKP Dadang tidak mengalami gangguan kejiwaan maupun berada di bawah pengaruh narkoba.


Editor : Firda Rachmawati