Katulampa Jadi Pusat Pemerintahan:Kantor Terpadu Layanan Menyatu
KOTA Bogor menyiapkan Katulampa sebagai pusat pemerintahan baru. Proyek ini diharapkan mendekatkan layanan publik dan memeratakan pembangunan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Rizki Mauludi
Kawasan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, mulai disiapkan sebagai pusat pemerintahan baru Kota Bogor. Pembersihan lahan dan pembangunan jalan tembus menuju Bogor Raya City menjadi langkah awal untuk menghadirkan kawasan perkantoran yang diharapkan memudahkan masyarakat mengakses layanan publik sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau langsung dua pekerjaan tersebut pada Senin (12/10). Inspeksi mendadak itu dilakukan untuk memastikan perkembangan proyek sekaligus melihat kesiapan kawasan yang direncanakan menjadi pusat pelayanan masyarakat.
"Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan kesiapan kawasan yang direncanakan menjadi pusat pelayanan masyarakat ini," kata Dedie kepada wartawan.
Pembersihan lahan atau land clearing menjadi tahap awal sebelum pembangunan sejumlah fasilitas pemerintahan dan sarana pendukung dimulai. Di atas lahan seluas enam hektare, Pemerintah Kota Bogor merencanakan pembangunan kantor pemerintahan, masjid, hingga fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama warga Bogor Timur.
"Land clearing ini untuk memastikan rencana pekerjaan beberapa bangunan dan fungsi di area calon kantor pemerintahan Kota Bogor masa depan," papar Dedie.
Kawasan tersebut direncanakan menjadi tempat berkantor bagi 21 organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan pemusatan itu, masyarakat diharapkan tidak perlu berpindah-pindah lokasi untuk mengurus perizinan maupun berbagai kebutuhan pelayanan pemerintah.
"Nantinya, sebanyak 21 organisasi perangkat daerah (OPD) direncanakan menempati kawasan tersebut. Sehingga masyarakat nanti tidak terpencar-pencar kalau mengurus izin dan kebutuhan layanan lainnya. Nanti ada di sini semua," jelasnya.
Selain menyiapkan kompleks perkantoran, Pemkot Bogor juga membangun jalan tembus yang menghubungkan akses Tol Bogor Selatan melalui kawasan Bogor Raya City menuju area perkantoran, kemudian kembali terhubung ke kawasan Bogor Raya.
Hingga peninjauan dilakukan, progres pembangunan jalan tersebut mencapai 48 persen, dengan deviasi positif sebesar 10 persen. Pekerjaan ditargetkan rampung pada November 2026, sebelum dilanjutkan dengan uji coba dan penyempurnaan fasilitas pendukung.
"November selesai, tetapi nanti ada uji coba, melengkapi marka dan lain sebagainya. Lampu juga harus ada. Jalan ini diharapkan dapat mulai digunakan masyarakat pada akhir tahun 2026 hingga Januari 2027. Kehadirannya diproyeksikan mempermudah mobilitas warga Bogor Timur, terutama yang tinggal di sekitar kawasan Bogor Raya, menuju Summarecon maupun Bogor Raya City," terangnya. (gin)
Editor : Inilahkoran
