Kebakaran Besar Landa Tiga Blok Apartemen di Tai Po Hong Kong
Dalam kebakaran tersebut banyak penghuni yang masih terjebak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Hong Kong diguncang insiden kebakaran besar pada Rabu siang ketika api melahap tiga blok apartemen di Distrik Tai Po. Asap pekat memenuhi bangunan dan membuat banyak penghuni terperangkap di dalam unit mereka.
Kepolisian Hong Kong mengonfirmasi adanya korban jiwa, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran yang gugur saat menjalankan tugas. Selain itu, sedikitnya delapan orang mengalami luka-luka akibat insiden ini.
Banyak Lansia Terjebak, Evakuasi Berjalan Dramatis
Anggota Dewan Distrik Tai Po, Lo Hiu-fung, mengatakan kepada TVB bahwa sebagian besar korban yang masih berada di dalam gedung adalah warga lanjut usia yang membutuhkan bantuan khusus untuk keluar dari area yang dilalap asap.
Status Kebakaran Meningkat Drastis dari Level 1 ke Level 5
Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong menerima laporan awal mengenai kebakaran di kompleks Wang Fuk Court, Tai Po, pada pukul 14.51 waktu setempat.
Mulanya status kebakaran berada pada tingkat 1, namun situasi memburuk dengan cepat:
15.34 – Status dinaikkan ke level 4
Menjelang malam – Status meningkat lagi menjadi level 5, kategori tertinggi sebelum kondisi darurat ekstrem
Level 5 menandakan skala kebakaran yang sangat besar dan memerlukan pengerahan besar-besaran dari petugas pemadam kebakaran.
Kompleks Besar Berisi 4.800 Warga, Tiga Blok Terbakar
Wang Fuk Court merupakan kompleks hunian besar yang terdiri dari 8 blok apartemen setinggi 31 lantai, berisi sekitar 2.000 unit dan dihuni oleh 4.800 orang.
Di sekitar kawasan tersebut, beberapa bangunan tengah menjalani pekerjaan renovasi dengan perancah bambu yang terpasang di bagian luar. Struktur bambu ini mempercepat rambatan api.
Rekaman dari lokasi menunjukkan:
Perancah bambu dan jaring pelindung warna biru terbakar hebat
Struktur tersebut tampak jatuh bersamaan akibat api
Kebakaran bermula di Blok Wang Cheong, lalu menyebar ke Blok Wang Tai dan Wang Shing
Editor : Firda Rachmawati

