Kebakaran Rumah di Cimahi, Kerugian Ditaksir Rp37 Juta
Kebakaran rumah di Kelurahan Baros, Cimahi, Selasa dini hari, diduga akibat korsleting listrik. Kerugian ditaksir Rp37 juta tanpa korban jiwa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Pasir Kumeli Atas Nomor 21, RT 04/22, Kelurahan Baros, Kota Cimahi, Selasa (13/10/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian bangunan dan barang-barang di dalam rumah terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp37 juta.
Api mulai membesar saat penghuni rumah, Suprapti, sedang beristirahat. Kebakaran baru diketahui setelah warga berteriak karena melihat kepulan asap keluar dari bangunan.
Meski mengakibatkan kerusakan bangunan dan kerugian materiil, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 01.46 WIB. Petugas kemudian langsung berangkat dan tiba di lokasi pada pukul 01.57 WIB.
Saat petugas tiba, api telah membesar. Warga sekitar sebelumnya berupaya melakukan pemadaman awal secara manual untuk mencegah api semakin meluas.
“Untuk menangani kebakaran ini, Damkar Kota Cimahi mengerahkan dua unit mobil pancar dan satu unit kendaraan penyelamatan dengan didukung tujuh personel,” kata Aep, Selasa (13/10/2026).
Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, luas bangunan rumah tersebut mencapai sekitar 112 meter persegi. Dari luas tersebut, sekitar 80 meter persegi dilaporkan terbakar.
Kerugian akibat kerusakan bangunan diperkirakan mencapai Rp25 juta. Sementara itu, kerusakan barang-barang di dalam rumah ditaksir sekitar Rp12 juta, sehingga total kerugian mencapai Rp37 juta.
“Di sisi lain, berkat penanganan cepat, sisa bangunan senilai sekitar Rp300 juta berhasil diselamatkan,” ujar Aep.
Selain memastikan api tidak meluas, petugas juga memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi. Sebanyak 60 jiwa yang berada di lingkungan tersebut dilaporkan aman dari dampak kebakaran.
Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 02.28 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Petugas juga mendata kerusakan dan memberikan sosialisasi keselamatan kepada warga sekitar. Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik.
Aep mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah. Warga juga diminta menghindari penggunaan sambungan kabel yang tidak layak maupun pemakaian listrik secara berlebihan.
“Kemudian segera menghubungi petugas pemadam jika melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kerugian dapat diminimalisir,” ujarnya.
Damkar Kota Cimahi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat gangguan instalasi listrik, guna mencegah kejadian serupa terulang.***
Editor : JakaPermana
