Kena Penalti, Dua Pemain Dikartu Merah, Pelatih Boca Juniors Ungkit Peristiwa di Arab Saudi

Pelatih Miguel Angel Russo mempertanyakan penalti yang diberikan wasit Cesar Arturo Ramos dalam laga Boca Juniors vs Benfica di penyisihan Grup C Piala Dunia Antar Klub 2025.

Kena Penalti, Dua Pemain Dikartu Merah, Pelatih Boca Juniors Ungkit Peristiwa di Arab Saudi
Pelatih Boca Juniors, Miguel Angel Russo menyindir wasit yang memimpin laga Boca Juniors vs Benfica di Piala Dunia Antar Klub. (X @BocaJrsOficial)

INILAHKORAN, Miami – Pelatih Miguel Angel Russo mempertanyakan penalti yang diberikan wasit Cesar Arturo Ramos dalam laga Boca Juniors vs Benfica di penyisihan Grup C Piala Dunia Antar Klub 2025.

Pertandingan Boca Juniors vs Benfica berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, Selasa 17 Juni 2025 WIB. Duel ini berakhir imbang 2-2.

Laga Boca Juniors vs Benfica berlangsung dalam situasi yang panas dan kontroversi. Wasit Cesar Arturo Ramos mengeluarkan dua kartu merah dan menghadiahkan penalti untuk Benfica.

Penalti Benfica ini yang disorot pelatih Boca Juniors, Miguel Angel Russo. Dia menilai penalti itu tak seharusnya diberikan wasit.

“Bagi saya, dari tempat saya melihatnya, harus itu bukan penalti,” ungkap Miguel Angel Russo seusai pertandingan.

Penalti itu atas pelanggaran yang terjadi hanya satu menit sebelum babak pertama berakhir. Saat itu, bek Benfica asal Argentina, Nicolas Otamendi terjatuh di bawah tekanan bek lawan.

Seluruh pemain memburu wasit. Tapi, Cesar Arturo Ramos mengabaikan. Dia tak hendak memberikan hadiah penalti dan melanjutkan pertandingan.

Tapi, dia kemudian memberi sinyal mengevaluasi keputusannya melalui VAR. Setelah itu, dia memberikan hadiah penalti untuk Benfica.

Keputusan wasit memunculkan protes dari pemain Boca Juniors. Ander Herrera yang duduk di bangku cadangan, diusir wasit karena protesnya yang berlebihan.

Dari penalti, yang dieksekusi pemain Argentina lainnya, Angel Di Maria, Benfica mencetak gol pertamanya.

“(Penalti) itu masih bisa diperdebatkan,” tambah Russo.

Russo pun kemudian berbicara tentang Cesar Arturo Ramos, wasit yang memimpin pertandingan tersebut.

“Mereka wasit Meksiko. Mereka pernah memimpin saya di Arab Saudi. Saya kenal mereka, semuanya. Tapi, itu sangat sulit karena lawannya juga kuat,” katanya.

Dia menilai banyak hal yang terjadi secama bersamaan dan dipertaruhkan. “Tapi, tetap saja, saya tidak mengeluh tentang wasit atau apa pun,” katanya.

Sebaliknya, dia bahkan memberikan peringatan kepada pemainnya sendiri. “Kami harus tahu bagaimana cara memecahkan masalah seperti ini. Mereka tak boleh kebobolan gol di menit-menit terakhir,” tambahnya.

Gol lain Benfica yang menyamakan kedudukan juga lahir menjelang pertandingan berakhir. Tepatnya di menit ke-84, melalui sundulan Nicolas Otamendi.

Sebelumnya, Boca Juniors sempat unggul 2-0 di babak pertama melalui gol Miguel Merentiel dan Rodrigo Battaglia di babak pertama.

Setelah hasil imbang melawan Benfica, klub berjulukan Xeneize itu akan kembali ke Stadion Hard Rock Miami, tempat lebih dari 40.000 penggemar berkumpul pada hari Senin untuk menyemangati tim. 

Pertandingan berikutnya akan berlangsung pada hari Jumat melawan Bayern Munchen yang baru saja menang 10-0 atas Auckland City. (*)


Editor : Zulfirman