Langkah Baru Menuju Pasar Berdaya
SERTIFIKAT SNI menjadi babak baru Pasar Gembrong Sukasari.Standar pengelolaan ditingkatkan demi kenyamanan pedagang dan pengunjung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Aktivitas perdagangan di Pasar Gembrong Sukasari, Kota Bogor, diharapkan semakin tertata setelah pasar tersebut resmi memperoleh Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat.
Sertifikasi ini menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pasar sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional.
Sertifikat tersebut diterima Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin, dalam acara penyerahan sertifikat di Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor Rahmat Hidayat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bagi Kota Bogor, pencapaian ini menjadi sertifikasi SNI Pasar Rakyat yang ketiga.
Wali Kota Bogor Dedie A.
Rachim mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen, pedagang, dan pelaku usaha.
“Alhamdulillah, Kota Bogor untuk yang ketiga kalinya meraih sertifikat SNI dari Kementerian Perdagangan dan juga Provinsi Jawa Barat. Ini merupakan sebuah komitmen Kota Bogor untuk terus meningkatkan kualitas layanan terkait dengan konsumen dan juga para pedagang, khususnya para pelaku usaha,” kata Dedie, Minggu (11/10).
Menurut Dedie, sertifikasi itu diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin percaya untuk berbelanja di pasar rakyat.
Standar pengelolaan yang lebih baik juga diharapkan memberikan kepastian bagi pedagang dan pelaku usaha dalam mengembangkan kegiatan ekonominya.
Pasar rakyat, kata dia, perlu menjadi ruang perdagangan yang tertib dan terintegrasi. Karena itu, aktivitas jual beli semestinya berlangsung di dalam kawasan pasar, bukan menyebar hingga mengganggu ketertiban ruang publik.
“Jadi tidak boleh lagi ada kaki lima yang berantakan di mana-mana. Semua yang namanya berniaga, jual beli, ada di dalam pasar,” ujarnya.
(rizki mauludi/gin)
Editor : Inilahkoran
