Langkah Muda Menjemput Peluang Investasi

EDUKASI investasi membuka wawasan mahasiswa Unisba tentang pasar modal. Mengenal saham menjadi langkah awal berinvestasi secara bijak.

Langkah Muda Menjemput Peluang Investasi
EDUKASI INVESTASI: Kolaborasi bank bjb, FEB Unisba dan PT Inilah Media Jabar menggelar edukasi investasi dan saham bertajuk Gen Z Melek Investasi di Auditorium Gedung Dekanat Unisba, Kota Bandung.(INILAH/ADAM HUSEIN)

Bagi sebagian mahasiswa, saham masih terasa seperti dunia yang jauh dari jangkauan. Anggapan bahwa investasi membutuhkan modal besar perlahan berubah ketika mereka mengenal pasar modal lebih dekat, termasuk peluang memulai investasi dengan dana yang relatif terjangkau.

Pengalaman itu dirasakan Agustina, mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba), setelah mengikuti edukasi investasi dan saham bertajuk Gen Z Melek Investasi di Auditorium Gedung Dekanat Unisba, Rabu (21/10). 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Narasumbernya benar-benar orang-orang hebat, kemudian materi-materinya juga penting banget,” kata Agustina.

Sebelum mengikuti kegiatan tersebut, dia mengira saham hanya dapat dibeli oleh orang-orang berpenghasilan tinggi. Penjelasan para narasumber membuka pandangannya bahwa mahasiswa pun memiliki kesempatan untuk mulai mengenal investasi saham.

“Kita kan mahasiswa. Selama ini, katanya saham itu cuma bisa dibeli sama orang-orang yang punya uang, orang kaya. Tapi setelah dijelaskan tadi, ternyata kita masih bisa membeli saham karena ada yang harganya murah,” ucapnya.

Pengetahuan baru itu menumbuhkan ketertarikan Agustina untuk mencoba investasi. Namun, dia menyadari bahwa keputusan berinvestasi tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan, terlebih mahasiswa yang sebagian masih mengandalkan uang jajan dari orang tua.

Bagi generasi muda, mengenal investasi bukan semata-mata mengikuti tren. Pemahaman mengenai cara kerja pasar modal, risiko, dan kemampuan mengelola keuangan menjadi bekal penting sebelum memutuskan menempatkan uang pada instrumen investasi tertentu.

Pandangan serupa disampaikan Tengku Ahmad Samargono, mahasiswa Program Studi Akuntansi FEB Unisba. Menurutnya, edukasi investasi dapat menjadi pintu awal bagi generasi Z untuk memahami saham sebelum mendalami pasar modal lebih jauh.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat berguna bagi generasi Z. Apalagi tujuan kegiatan ini memang untuk memberikan edukasi kepada generasi Z mengenai investasi saham sebagai bekal pengetahuan pada masa depan,” kata Tengku Ahmad.

Dia menilai, pemahaman dasar tetap diperlukan, termasuk bagi mahasiswa yang sebelumnya telah mengenal saham dari berbagai sumber. Pengetahuan yang tepat membantu mereka mempelajari investasi secara bertahap dan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan pilihan.

Edukasi Gen Z Melek Investasi digelar FEB Unisba bersama bjb dan PT Inilah Media Jabar. Kolaborasi lintas lembaga tersebut menjadi upaya mendekatkan pengetahuan pasar modal kepada mahasiswa melalui pertemuan antara dunia akademik, industri keuangan, dan media.

Dekan FEB Unisba, Prof. Dr. Sri Fadilah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, mengatakan, kerja sama tersebut sejalan dengan visi fakultas mengembangkan ekonomi dan bisnis umat yang berdaya saing internasional pada 2033.

Menurutnya, perguruan tinggi membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pembelajaran akademik terhubung dengan kebutuhan masyarakat. Pertukaran pengetahuan antara akademisi dan praktisi juga diperlukan untuk merespons perkembangan dunia ekonomi dan bisnis.

“Untuk mencapai visi tersebut, kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami harus membangun kolaborasi pentahelix, salah satunya dengan media. Karena itu, kerja sama dengan PT Inilah Media Jabar menjadi sangat strategis bagi kami,” kata Sri Fadilah. (yogo triastopo/gin)


Editor : Inilahkoran