Lisa BLACKPINK akan jadi Tamu Pertama di Acara Lee Youngji 'No Prepare' Season 3
Acara berbincang sambil minum Lee Youngji 'No Prepare' season 3 akan hadir dengan Lisa BLACKPINK sebagai tamu pertama.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, rapper Lee Youngji mengunggah di akun Instagram pribadinya, mengatakan, acara "'No Prepare' kembali lagi. Ayo kita siapkan meja dan Minum."
'No Prepare' merupakan program hiburan web di mana Lee Youngji melakukan percakapan pribadi dengan para selebritas sambil minum Alkohol.
Acara tersebut telah menampilkan berbagai selebritas, termasuk Jin BTS, Park Bo Young, Kim Hyanggi, Jisoo BLACKPINK, Jay Park, Karina aespa, dan lainnya.
Karena para bintang tersebut memamerkan pesona yang berbeda saat berbicara dengan Lee Youngji, acara tersebut juga mendapatkan banyak cinta dari publik.
Setelah mengumumkan comeback-nya dengan season 3, 'No Prepare' juga meningkatkan ekspektasi penggemar dengan memperkenalkan Lisa BLACKPINK sebagai tamu pertama.
Namun, beberapa orang juga menyampaikan kekhawatiran. Karena banyaknya idola dan selebritas yang tampil di acara minum-minum tersebut.
Muncul kekhawatiran bahwa acara tersebut dapat memberikan pengaruh negatif bagi penonton di bawah umur.
Netizen berkomentar, “Acara ini tidak baik untuk ditonton oleh pelajar”, “bukankah lebih baik jika selebritas minum soda atau teh daripada alkohol sambil berbicara?”, “acara minum-minum terlalu berbahaya”, dan lainnya.
Faktanya, insiden tidak menyenangkan terkait minuman keras telah sangat sering terjadi di industri hiburan.
Pada tanggal 7 Agustus 2024, polisi menahan Suga BTS atas tuduhan mengendarai skuter listrik di bawah pengaruh alkohol.
Menurut Undang-Undang Lalu Lintas Jalan, mengendarai skuter dalam keadaan mabuk dengan kadar alkohol dalam darah 0,08% ~ 0,2% dapat mengakibatkan hukuman penjara selama 1-2 tahun atau denda 5 juta ~ 10 juta won.
Secara khusus, kadar alkohol dalam darah Suga BTS mencapai tingkat pencabutan SIM.
Kim Ho Joong juga diadili atas tuduhan mengemudi dalam keadaan mabuk. Setelah menabrak taksi yang datang dari arah berlawanan, dia tidak hanya mencoba mengganti pengemudi tetapi juga minum lebih banyak alkohol, sehingga sulit untuk menentukan kadar alkohol dalam darahnya secara pasti.
Ketika kritik publik atas insiden mengemudi dalam keadaan mabuk yang melibatkan selebriti meningkat, beberapa orang mengeluhkan tentang produksi konten minum yang berlebihan.***
Editor : Irma Nurfajri
